JUMAT, 19 AGUSTUS 2016

SUMENEP --- Merebaknya peredaran narkoba menjadi perhatian semua pihak, termasuk dikalangan kampus. Universitas Wiraraja (Unija), Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menyatakan sikap tidak akan segan-segan untuk mengeluarkan mahasiswa yang ketahuan mengkonsumsi.


Dengan maraknya penyalahgunaan barang haram tersebut, pihak kampus seringkali mewanti-wanti kepada seluruh mahasiswa agar tidak mendekatinya, apalagi sampai menggunakan maupun menjadi menjadi pengedar. Karena pengaruh narkoba akan sangat membahayakan bagi dirinya serta masa depan mereka sendiri, itupun jika sampai ada yang ketahuan menggunakan narkoba, tidak lagi ada pengampunan dari kampus dimana menempuh pendidikan.

“Kami sudah menyampaikan ke mahasiswa bahwa sanksinya sangat tegas apabila mereka ketahuan menggunakan narkoba. Karena dalam kode etik kehidupan kampus sudah diatur, sehingga itu tidak akan main-main. Pasti itu akan dikeluarkan dari kampus,” kata Alwiyah, Rektor Universitas Wiraraja, Kabupaten Sumenep, Jumat (19/8/2016).

Disebutkan, bahwa selama ini para mahasiswa yang menempuh pendidikan di kampus tersebut seringkali diberi pembekalan mengenai bahaya narkoba, agar mereka tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Karena bahaya narkoba dari tahun ke tahun semakin memprihatinkan, sehingga memang sangat penting mengantisipasi penyebaran narkoba sejak dini.

“Jadi kami tekankan semua yang ada dilingkungan kampus ini harus bebas dari narkoba, baik mahasiswa, dosen dan karyawan. Nanti kami juga akan mengadakan tes urine kepada seluruh mahasiswa tanpa diketahui jadwalnya,” jelasnya.

Meluasnya peredaran narkoba di Negara ini mulai memprihatinkan, sehingga partisipasi semua pihak dalam memberantas penyalahgunaan narkoba sangat dibutuhkan, supaya kedepan peredaran barang haram tersebut tidak semakin meluas. Karena jika dibiarkan begitu saja, peredaran narkoba akan mengancam terhadap generasi penerus bangsa.

“Setiap tahun bukannya kita bisa meminimalisir penggunanya, tetapi justru bertambah terus. Jadi ini tugas kita semua sebagai masyarakat, karena di Undang-Undang narkoba sudah jelas siapapun boleh melaporkan, termasuk juga kampus kita yang akan selalu menjaga mengenai penyalahgunaan narkoba tersebut,” pungkasnya. 
[M. Fahrul]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: