RABU, 24 AGUSTUS 2016

SUMENEP --- Wakil Bupati Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Achmad Fauzi mempersilahkan para jurnalis yang ada di daerah setempat untuk mengkritisi dan mengawasi kebijakan pemerintah yang dianggap tidak benar. Hal tersebut akan dapat membangun serta memperbaiki kebijakan yang ada dalam rangka memperlancar jalannya roda pemerintahan.

Dengan adanya peran para jurnalis dalam mengawal jalannya kebijakan pemrintahan di ujung timur Pulau Madura ini akan dapat memberikan kontribusi yang jelas kepada masyarakat. Karena tanpa adanya pemberitaan di media, masyarakat yang ada di wilayah perkotaan maupun pedesaan tidak akan bisa mengakses dan mendapatkan sebuah informasi yang mereka butuhkan.

“Media harus diakui juga bagian dari pengawas di dalam sebuah pemerintahan yang ada di Kabupaten Sumenep. Karena kalau tidak ada yang mengawasi khawatir tidak ada remnya, makanya ketika ada yang mengkritisi tidak ada masalah yang terpenting membangun,” kata Achmad Fauzi, Wakil Bupati Kabupaten Sumenep, saat acara silurrahmi para jurnalis di balai wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) daerah setempat, Rabu (24/8/2016).

Disebutkan, bahwa kritikan yang ditulis sebagai berita oleh para jurnalis diharapkan tidak hanya cukup mengkritik saja, tetapi nantinya juga ada solusi yang bisa membangun demi kebaikan bersama. Sehingga jalannya roda pemerintahan daerah ini kedepan mengalami perbaikan yang selalu menguntungkan terhadap masyarakat.

“Nanti kita bingung kalau hanya dikritisi tetapi tidak ada solusi, makanya silahkan pemerintahan daerah ini jika salah dikritik, kalau wakil bupati salah juga dikritik. Namun saya harap ada solusinya,” jelasnya.

Pihaknya berharap bagaimana dalam membangun daerah ini nantinya secara bersama-sama dengan cara memberikan informasi berbagai program yang harus disampaikan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat dapat mengetahui program yang dijalankan oleh pemerintah, apabila itu sudah tidak benar jangan dibiarkan begitu saja.

“Karena tanpa adanya teman-teman media masyarakat tidak akan pernah tahu apa yang dilakukan oleh pemerintah, itu yang terpenting dan diharapkan masyarakat mendapatkan pemberitaan yang berimbang, supaya masyarakat tidak bertanya lagi apa yang dikerjakan pemerintah,” pungkasnya.
[M. Fahrul]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: