KAMIS, 4 AGUSTUS 2016

PONTIANAK --- Dihadapan Menteri Kesehatan, Walikota Pontianak, Sutarmidji beranji akan meningkatkan rumah sakit kebanggaan di wilayah ini. Menurutnya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak akan ditingkatkan menjadi rumah sakit rujukan regional sehingga harus menjadi tipe B.


“Saat ini, Pemerintah Kota Pontianak tengah menyelesaikan pembangunan gedung instalasi rawat inap yang terletak di belakang gedung rumah sakit,” ujarnya, pada sejumlah wartawan setelah berkunjung ke RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak.

Dirinya yakin, akhir tahun 2016 ini pembangunanya selelasi.“Bangunan di belakang akhir tahun ini selesai. Kalau itu selesai, insya Allah kita akan lengkap semuanya termasuk peralatan,” katanya.

Dikatakan, yang perlu ditingkatkan dari rumah sakit yang masuk dalam Top 35 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2016 se-Indonesia ini adalah peralatan medis.

“Peralatan medis tersebut lebih mahal dibandingkan dengan nilai bangunan rumah sakit. Untuk bangunan gedung hanya senilai Rp 43 miliar, sedangkan biaya untuk membeli peralatan medis bisa mencapai Rp 150 miliar hingga Rp 200 miliar, itu pun belum tentu terpenuhi seluruhnya,” jelasnya.

Menyikapi hal tersebu, pihaknya akan bekerjasama dengan pihak ketiga seperti alat hemodialisa atau alat cuci darah dan sebagainya, sepanjang tarifnya tidak melebihi tarif yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

“Tenaga medis di RSUD SSMA ini mencukupi. Sebab ada beberapa tenaga dokter yang telah menyelesaikan pendidikan spesialisasi dan akan kembali untuk mengabdi di rumah sakit tersebut. Bahkan kita di sini punya ahli bedah syaraf,”ucapnya. 
[Aceng Mukaram]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: