KAMIS, 4 AGUSTUS 2016

MAUMERE --- Pemerintah kabupaten Sikka akan membantu warga dusun Ililewa desa Watutedang kecamatan Lela kabupaten Sikka yang rumahnya rusak terkena terjangan gelombang pasang dengan membangun rumah di lokasi baru.


Warga sudah bersedia pindah dan menyanggupi menyediakan lahan untuk dibangun tempat tinggal baru asal pemerintah membantu biaya pembangunan rumah tersebut.

Demikian disampaikan bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera saat wawancara bersama rekan pers di lokasi bencana, Kamis (4/8/2016).

Dikatakan Ansar sapaannya, pemerintah daerah siap membantu membangun rumah setelah warga menyiapkan lokasinya.

“Kalau lokasi di kecamatan Lela pemerintah tidak mempunyai tanah. Kalau warga mau bisa direlokasi ke tempat lain di tanah milik pemerintah tapi warga tentunya tidak bersedia,” ujarnya.

Warga yang rumahnya terkena terjangan gelombang pasang jelas Ansar sudah bersedia pindah dan masing-masing menyanggupi menyiapkan lokasi sendiri sehingga pemerintah akan membantu membangun tenpat tinggal buat mereka.

“Bila kita melihat kondisi bencana ini yang menimpa beberapa rumah memang baru pertama kali terjadi, namun perlu diantisipasi,” sebutnya.

Memang bencana yang terjadi tutur Ansar, tidak sampai merenggut nyawa manusia namun beberapa rumah yang ada mengalami kerusakan parah dan rentan terkena bencana kembali bila ditempati.

Dari kondisi yang terlihat di lokasi lanjutnya, yang ada saat ini khususnya di dusun Ililewa desa Watutedang sudah tidak mungkin dibangun rumah kembali sehingga perlu merelokasi warga.

Bila sudah direlokasi, lokasi yang ada saat ini beber Ansar, akan dibangun ruang terbuka hijau yang nantinya akan ditanam pohon-pohon agar bisa juga sebagai penahan abrasi sekaligus menjadi tempat rekreasi ke depannya.


Saat ini warga yang terkena musibah ungkapnya, hanya diberikan bantuan darurat saja sesuai dengan prosedur dimana selama 14 hari pemda Sikka akan membantu segala kebutuhan warga yang terkena musibah.

“Sesungguhnya BPBD dan dinas Sosial memiliki tenda tapi ukurannya besar dan lahan di sekitar lokasi tidak ada yang luas sehingga hanya disiapkan terpal yang berukuran kecil sehingga bisa dipakai untuk menutupi perlengkapan rumah tangga, tenda dan juga sebagai dapur umum,” ungkapnya.

Pihak Tagana bersama dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi kabupaten Sikka akan menyiapkan dapur umum guna melayani kebutuhan warga. Anak-anak sekolah yang terkena musibah juga akan diberikan bantuan.

Disaksikan Cendana News, pada kesempatan tersebut, bupati Sikka menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga. Bantuan yang diberikan untuk sementara berupa beras, kopi, gula, teh, makanan kaleng, mie instan, kasur dan satu set family kit bagi masing-masing kepala keluarga.
[Ebed De Rosary]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: