SABTU, 13 AGUSTUS 2016

PONTIANAK --- ‎Berakhir pekan menyusuri sungai banyak dilakukan warga Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Tempat wisata yang memanjakan mata ini terletak di Sungai Putat, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak.


Pada Sabtu ini, terlihat ratusan warga Kota Khatulistiwa ini ‎berbondong-bondong datang ke Sungai Putat. Selain warga di kota ini, ada juga warga luar kota yang datang kesana untuk menikmati suasana sungai yang masih asri.

Di sungai Putat terdapat biota sungai. Diantaranya, kura-kura moncong babi, ‎ikan seluang, ikan lais, ikan juara, dan lain sebagainya. Sungai Putat selama ini dikelola swadaya masyarakat setempat. Warga membersihkan sungai seminggu sekali dalam setiap bulannya. 

Dahri, warga yang tinggal di Sungai Putat‎ menuturkan,  selama ini masyarakat mengandalkan sungai untuk kebutuhan MCK. Di sini lain, warga sadar akan pentingnya sungai. Maka dari itu, warga menjaga sungai adalah sebuah keharusan. Gotong-royong membersihkan sungai pun selalu digelar. Itu dilakukan guna menjaga sungai tetap terjaga dan terawat.


Alhasil, sungai yang dijaga membuahkan hasil, yakni banyak warga luar kota datang ke sungai Putat untuk berwisata pada akhir pekan. 

"Sungai Putat ini memberikan berkah bagi warga di sini. Warga kan punya Sampan, lalu disewakan. Rp25.000 sekali jalan," ujarnya, Sabtu, 13 Agustus 2016, di pinggiran sungai Putat, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak.

Ia mengakui, juga selama ini menjual jasa penyewaan sampan (perahu kecil) di sungai Putat. Jasa itu ia patok Rp 25.000 sekali jalan. Hasil jasa penyewaan sampan yang ia dapat ratusan ribu rupiah.

Sampan yang ia sewakan adalah sampan manual. Artinya sampan ‎dikayuh menggunakan sebuah kayu. 

"Sampannya gak pakai mesin. Pakai kayuh aja dengan kayu. Ini sekaligus olah raga juga. Rp250.000 saya dapatkan dari jasa penyewaan ini. Saya punya sampan 10 unit," tuturnya.(Aceng Mukaram)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: