SELASA, 20 SEPTEMBER 2016

SOLO --- Sebanyak 10 Desa di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, saat ini tengah bersiap menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Pilkades yang digelar pada November mendatang diprediksi ramai peminat, karena siapapun dapat dengan bebas mendaftarkan diri maju sebagai calon Kepala Desa.


“Calon yang akan maju diperkirakan akan lebih banyak. Ini karena persyaratan untuk maju sebagai calon kepala desa sangat mudah. Misalnya ada calon luar desa yang baru punya KTP seminggu, sudah bisa ikut mencalonkan diri. Berbeda dengan peraturan sebelumnya, minimal sudah menetap dan ber-KTP di Desa enam bulan," ujar Bupati Karanganyar, Juliatmono kepada awak media, Selasa (20/9/16).

Disebutkan Bupati, meski untuk calon kepala desa syaratnya mudah, tapi berbeda untuk warga yang pindah tempat tinggal dengan mengganti KTP. Sebab, saat ini Karanganyar masih menyelesaikan perecepatan rekaman KTP Elektronik. “Diprediksi Pilkades 10 desa itu akan ramai calon dari dalam desa sendiri,” terangnya.

Untuk persiapan Pilkades, Bupati menyatakan jika saat ini sedang dalam pembahasan antar Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) terkait.  Sedangkan untuk anggaran Pilkades nanti, per Desa akan dialokasikan sekitar Rp 45 juta.  “Kita siapkan sekitar 450 juta untuk Pilkades di 10 desa tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Desa Pemkab Karanganyar, Sunarno menambahkan, 10 Desa yang akan menggelar Pilkades itu adalah Desa Tohkuning dan Harjosari Kecamatan Karangpandan, Desa Ngijo Kecamatan Tasikmadu, Desa Blulukan dan Klodran Kecamatan Colomadu.

Selian itu, Pilkades juga digelar di Desa Petung dan Wonokeling Kecamatan Jatiyoso, Desa Buntar dan Kaliboto Kecamatan Mojogedang dan Desa Dukuh Kecamatan Ngargoyoso. “Saat ini Pemkab tengah menyiapkan kepanitiaan Pilkades. Pencalonan Kades mulai dibuka akhir September ini, pemungutan suara dilaksanakan November dan Desember pelantikan kades terpilih,” sebutnya. 
[Harun Alrosid]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: