KAMIS, 29 SEPTEMBER 2016

MALANG --- Sebanyak 156 tim robotik dari berbagai daerah di Indonesia sejak kemarin mengikuti ajang bergengsi Line Tracer Design and Contest (LTDC) tingkat nasional yang digelar Workshop Elektro Universitas Negeri Malang (UM) selama dua hari (28-29/9/2016). 


"LTDC merupakan ajang lomba tingkat nasional adu cepat dan adu desain robot line tracer (robot penjajak garis) yang bertemakan Futuristic Glowin' Up The Battle" jelas Nuris ketua panitia kepada Cendana News, Kamis (29/9/2016). Kompetisi ini diikuti oleh mahasiswa, siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat se-Indonesia.

Menurutnya, dalam kompetisi LTDC 2016 yang diadakan di gedung Sasana Budaya UM ini dibagi menjadi dua kategori yakni analog dan mikro cotroller dengan total peserta 156 tim yang terdir dari 37 tim analog SMP, 42 tim analog SMA dan 77 tim mikro cotroller dari SMA dan perguruan tinggi. Setiap tim hanya beranggotakan dua orang saja.


Disebutkan, waktu maksimal untuk setiap pertandingan adalah 4,5 menit dengan 30 detik untuk percobaan. Dalam LTDC ini juga menggunakan 2 sistem kompetisi yaitu sistem ranking dan sistem gugur. 

"Pada babak penyisihan menggunakan sistem ranking, sedangkan pada babak 16 besar sampai final menggunakan sistem gugur," ujarnya.

Lebih lanjut Nuris menyampaikan, untuk pemenang dari LTDC akan mendapatkan sejumlah uang, sertifikat dan juga trophi. Juara satu kategori analog mendapatkan uang Rp. 2 juta dan juara dua Rp. 1 juta. Sedangkan kategori micro controller juara satu mendapatkan uang Rp. 3 juta dan juara dua Rp. 2 juta.


"Untuk juara satu kategori Analog SMA ada hadiah tambahan yaitu dapat di terima di UM melalui jalur prestasi" ungkapnya.

Sementara itu Nuris mengaku bahwa LTDC tahun ini adalah gelaran yang ke tujuh sejak pertama kali diadakan pada tahun 2010.

"Saat pertama kali LTDC diadakan tahun 2010 pesertanya hanya berasal dari Malang raya, kemudian beberapa tahun berikutnya pesertanya sudah mulai merambah daerah Jawa-Bali, dan tiga tahun belakangan ini perlombaannya sudah tingkat nasional, sehingga jumlah peserta tiap tahunnya semakin bertambah" pungkasnya.
(Agus Nurchaliq)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: