SABTU, 3 SEPTEMBER 2016

LAMPUNG --- Sebanyak 28 orang tenaga harian lepas sukarela (THLS) dan tenaga bantu penyuluh pertanian (TB) di Kabupaten Lampung Selatan memperoleh kesempatan untuk mengikuti tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) penyuluh pertanian tahap pertama. Sementara sebanyak 57 orang sisanya akan diarahkan menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dengan berdasarkan pada syarat pendaftaran CPNS penyuluh pertanian maksimal berumur 35 tahun.


Kesempatan bagi para THLS-TB khusus untuk penyuluh pertanian tersebut diungkapkan oleh kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Latihan (BKPL) Kabupaten Lampung Selatan, Akar Wibowo, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Cendana News. 

Menurut Akar Wibowo kesempata tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam memperhatikan nasib para penyuluh pertanian yang ada di Indonesia.

"Kesempatan diberikan tentunya bagi yang memenuhi persyaratan baik secara administratif serta ketentuan umur yang telah ditetapkan oleh kementerian pertanian,"ungkap kepala BKPL Akar Wibowo, Sabtu (3/9/2016).

Salah satu peningkatan status THL-TB tenaga penyuluh pertanian tersebut menurut Akar Wibowo merupakan upaya pengembangan sumber daya manusia di bidang pertanian. Sebab hal tersebut merupakan salah satu pin penting  dalam nota kesepahaman (MoU) antara kepala badan penyuluhan dan pengembangan sumber daya manusia Kementerian Pertanian dengan sejumlah kepala daerah yang disaksikan langsung oleh Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut merupakan kesempatan bagi para penyuluh pertanian yang berstatus tenaga harian lepas dan tenaga bantu. MoU menurut Akar Wibowo ditangdatangani di Gedung F. Kampus Kementerian Pertanian RI di Jalan Harsono RM Nomor 3 Ragunan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.


Selanjutnya terang Akar, salah satu syarat THLS dan TB yang berniat mendaftar sebagai CPNS diantaranya memiliki persyaratan maksimal berusia 35 tahun pada 31 Desember 2015. Dari 25 ribu THL-TB yang ada di seluruh Indonesia, sebanyak 6.700 orang akan diusulkan menjadi CPNS penyuluh pertanian tahap pertama.

Salah satu penyuluh pertanian di Lampung Selatan, Andi, mengaku tidak akan mengikuti tes tersebut karena terbentur umur yang sudah 40 tahun. Meski demikian ia tetap menjalankan tugasnya sebagai penyuluh pertanian di wilayah Lampung Selatan.
[Henk Widi]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: