MINGGU, 25 SEPTEMBER 2016

SOLO --- Festival Payung Indonesia 2016 menjadi salah satu iven tingkat Internasional. Pasalnya, selain diikuti puluhan daerah di Indonesia, Festival Payung kali ini juga diikuti 6 negara di dunia. Diantaranya,  Singapura, Jepang, Meksiko, Brunei Darussalam, Jerman dan Inggris.  


“Untuk kali ini kita mengambil tajuk Sky Umbrella, dan Exploring Indonesia yang diharapkan para pengrajin bisa mengeksplorasi semua kekayaan payung nusantara” papar Ketua Panitia Festival Payung Indonesia, Heru Prasetyo disela-sela kegiatan, Minggu siang (25/9/16). 

Dikatakan lebih lanjut, untuk peserta lokal dari Indonesia setidaknya ada 20 perwakilan. Diantaranya, dari Tasikmalaya, Jawa Barat, Kaliwungu, Kendal Jawa Tengah, Kalibogor Banyumas, Juwiring Klaten, Yogyakarta. Selain itu,  pentas payung juga datang dari Lampung, Bandung, Solo, Makassar, Denpasar, Surabaya, dan Riau. 

“Payung ini menjadi sumber inspirasi  bagi kami. Melalui Festival Payung kita mencoba melestarikan sekaligus berkreasi” urainya. 


Dengan hadirnya peserta dari berbagai negara di dunia, Festival Payung Indonesia diharapkan mampu menjadi potensi wisata baru di Solo. Festival Payung Indonesia yang berlangsung selama tiga hari ini juga diharapkan mampu mendongkrak wisawatan di Solo. 

“Selama tiga hari berlangsung, kita ramaikan dengan berbagai kegiatan. Baik sifatnya pentas seni maupun edukatif melalui workshop,” tandasnya.  (Harun Alrosid)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: