KAMIS, 15 SEPTEMBER 2016

BALIKPAPAN --- Laju peningkatan penggunaan bahan bakar berkualitas dan ramah lingkungan, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan mengajak konsumen menggunakan produk Pertamax yang terbukti memiliki gas emisi rendah. 


Program itu masuk dalam program Go Green With Pertamax, yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud bersama Pjs General Manager MOR VI Kalimantan Arief Prianto disaksikan jajaran Pertamina dan warga Balikpapan, di Novotel Balikpapan, Kamis (15/9/2016).

Pjs GM MOR VI Kalimantan Arief Prianto menerangkan program ini salah program yang memperhatikan dampak lingkungan dalam menghasilkan produk. 

"Iya artinya produk yang dihasilkan Pertamina memperhatikan dampak lingkungannya, dan bagaimana menjaganya maupun melestarikan lingkungan," katanya saat memberikan keterangan kepada Media.

Dijelaskannya program ini mengajak konsumen menggunakan produk Pertamax dimana setiap pembelian Rp200 ribu, konsumen mendapatkan satu buah tas kanvas sebagai penggantian kantong plastik. 

"Lainnya dengan menggunakan pertamax konsumen juga diajak berkobtribusi terhadap konservasi Mangrove Margomulyo.

Program Go Green With Pertamax adalah kegiatan integrasi Corporate social responbility perusahaan dan Pertamina spiritual marketing. Adapun programnya yakni pengelolaan hutan kota Patra Avia Sepinggan, penanaman peduli lingkungan yang dilaksanakan sejak usia dini, konservasi mangrove Margomulyo, dan diet kantong plastik.

Pada kesempatan yang sama Sales Executive wilayah Balikpapan, Sonny Indro mengatakan realisasi pengunaan bahan bakar pertamax setiap tahunnya terus meningkat. Apalagi tahun ini peningkatannya sangat signifikan. 

"Program ini tujuannya jangka panjang merawat mesin dan lingkungan. Dan pemahaman bahan bakar ramah lingkungan bisa masuk ke konsumen," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud mendukung program yang dilaksanakan Pertamina. "Kami dukunglah..ini bagian dari pengurangan program kita sampah plastik," katanya. 
(Ferry Cahyanti)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: