SELASA, 6 SEPTEMBER 2016

BALIKPAPAN --- Dana reses dan kunjungan kerja pada kuartal ke III tahun ini, di kota Balikpapan diusulkan akan dipangkas, menyusul defisitnya anggaran APBD 2016. Usulan tersebut kini masih dibahas oleh tim anggaran Balikpapan.


Sekretaris DPRD Balikpapan, Jum Ali menjelaskan, usulan tersebut belum diputuskan karena masih dibahas oleh tim anggaran.

"Keputusannya belum final, tapi memang benar ada usulan. Tim anggaran APBD perubahan 2016 rencananya akan mulai bahas itu, pada pertengahan September atau awal Oktober 2016," ungkapnya Selasa, (6/9/2016).

Menurutnya, reses dan kunjungan kerja merupakan hak Dewan sehingga jika dikurangi angkanya, hal itu tidak diperkenankan. 

"Kalau ditiadakan bisa melihat situasi anggaran nanti,. Paling jelek Oktober sudah selesai pembahasan anggarannya," tukasnya.

Disebutkan Jum Ali, anggaran reses setiap anggota memperoleh Rp40 juta untuk sekali reses. Selama satu tahun dilakukan 3 kali reses. Adapun kunjungan kerja setiap anggota akan mendapatkan Rp 15 juta per kunjungan.

"Kalau kunjungan kerja tergantung kota tujuan. Setiap orang dapat Rp 15 juta sudah ongkos, tiket, hotel dan uang saku," ujarnya.
[Ferry Cahyanti]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: