JUMAT, 16 SEPTEMBER 2016

BALI --- Tim Puslabfor dan Inafis Polda Bali terus melakukan penyelidikan penyebab meledaknya kapal Gili Cat 2 di Perairan Karangasem, Bali. Satu unit truk tangki BBM didatangkan untuk menyedot bahan bakar yang masih tersimpan di dalam tiga tangki di bawah dek kapal.


Kapolres Karangasem, Ajun Komisaris Besar Sugeng Sudarso menuturkan, pihaknya sudah memeriksa tujuh saksi atas peristiwa yang menewaskan dua orang wisatawan tersebut. 

"Sudah tujuh saksi yang kita mintai keterangan. Belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka," kata Sugeng, Jumat (16/9/2016).

‎Menurutnya, meski kapal tersebut meledak 200 meter sesaat setelah berlayar, namun 1,5 ton BBM yang tersimpan dalam tiga tangki di dek bawah tidak ikut terbakar.

Sugeng melanjutkan, dari keterangan awal penumpang yang diperiksa yang seluruhnya turis yang tengah berlibur di Bali, mereka sempat mencium bau bahan bakar menyengat begitu menaiki kapal tersebut.‎ Bahkan, penumpang tersebut sempat menanyakan kepada nahkoda. Namun, dari keterangannya nahkoda tetap memutuskan untuk memberangkatkan kapal.

"Wisatawan yang menumpang kapal itu ada yang mencium aroma bahan bakar. Sempat ditanyakan kepada nahkoda, tapi kapal tetap diberangkatkan," jelasnya.
[Bobby Andalan]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: