SABTU, 17 SEPTEMBER 2016

MATARAM --- Dari empat Kabupaten di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang ditetapkan Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, antara lain Kabupaten Bima, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara.


Kabupaten Lombok Timur (Lotim) termasuk Kabupaten paling parah terkena bencana kekeringan, yaitu 12 desa dengan lokasi terbanyak di Kecamatan Jerowaru Lotim.

"Untuk mengatasi masalah kekeringan dan krisis air bersih yang menimpa 12 desa di Kabupaten Lotim, BPBD NTB akan menggelontorkan anggaran senilai 20 miliar yang diberikan langsung BNPB" kata Kepala BPBD NTB, Mohammad Rum di Mataram, Sabtu (17/9/2016).

Rum menjelaskan, anggaran senilai 20 miliar tersebut akan lebih banyak dimanfaatkan untuk penanganan masalah kekeringan dan krisis air bersih jangka panjang, dengan membuat sumur bor dan mengolah air tidak layak konsumsi menjadi layak konsumsi.

Sementara sebagiannya lagi akan digunakan untuk mengatasi krisis air bersih warga dalam jangka pendek, melalui program droping menggunakan tangki milik BPBD maupun bantuan dari Dinas Sosial Provinsi maupun Kabupaten Kota.

"Kepada Pemda Kabupaten Kota yang merupakan daerahnya juga diharapkan lebih pro aktif membantu warga dari krisis air bersih, karena kita dari Pemprov sifatnya membeckup" tegasnya.

Lebih lanjut, Rum pun mengaku bangga dan mengapresiasi langkah Pemkab Dompu yang demikian sigap mengatasi masalah kekeringan dan krisis air bersih yang dialami warga.
(Turmuzi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: