MINGGU, 11 SEPTEMBER 2016

LAMPUNG --- Guna mewujudkan keamanan dan keselamatan di laut, Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia menggelar Operasi Nusantara VII/2016. Operasi tersebut dimulai dari tanggal 1 September sampai dengan 20 September 2016 dengan melibatkan berbagai unsur dari instansi yang terkait diantaranya Bakamla,TNI Angkatan Laut, Polri, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Bea Cukai, dan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP).


Karena maraknya aksi-aksi kejahatan diantaranya perompakan di wilayah perairan Lampung Timur Provinsi Lampung, khususnya di daerah Maringgai maka Bakamla RI dalam Operasi Nusantara VII/2016 mengirimkan unsur dari Dit Polair Baharkam Polri yaitu KP Anis Macan 4002, yang di komandani oleh AKP Suwandi SST, MM dengan ABK berjumlah 18 orang, turut serta diatas kapal tersebut 1 orang personel Bakamla, 1 orang PPNS PSDKP, dan 1 orang personel sandi negara.

Menurut AKP Suwandi bahwa KP Anis macan - 4002 sebagai unsur dalam operasi Bakamla RI tersebut melaksanakan patroli sektor meliputi perairan utara Jakarta, Selat Sunda sampai ke Lampung Timur. Dimana tujuan dari patroli tersebut yaitu untuk menciptakan jaminan rasa aman dan tertib pelayaran bagi pengguna transportasi laut dan aktifitas masyarakat maritim dari berbagai bentuk gangguan keamanan di laut.


“Disamping itu juga kami akan melaksanakan penindakan terhadap pelaku berbagai bentuk aktivitas ilegal di laut maupun perlindungan lingkungan maritim di Indonesia secara khusus di wilayah Lampung," terang AKP AKP Suwandi SST, MM saat dikonfirmasi Cendana News diatas KP Anis Macan - 4002, Minggu (11/9/2016)

KP Anis Macan - 4002 sebagai unsur operasi Bakamla saat ini sedang bersandar di dermaga PT. Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) Muara Piluk Bakauheni setelah melaksanakan patroli sektor wilayah perairan Lampung Timur. Kapal Polisi ini memiliki spesifikasi panjang 28 meter dengan jumlah Abk 18 orang dan merupakan kapal type B3 dari Dit Polair Baharkam Polri dengan kecepatan 17  knot. Selain itu kapal tersebut dilengkapi dengan persenjataan untuk mengantisipasi aksi kriminal dan kekerasan di laut (perompakan).


Sementara itu, Samiedi personel dari Bakamla yang ikut serta dalam operasi di kapal ini menerangkan jika para pengguna transportasi laut dan masyarakat maritim mengetahui dan ingin melaporkan kejadian di laut, Bakamla membuka layanan Call Centre di 021-127 atau 021-1500500.

AKP Suwandi meambahkan bahwa kehadiran KP Anis Macan - 4002 sebagai unsur operasi Bakamla di wilayah perairan Timur Lampung ini merupakan perwujudan komitmen menjaga laut wilayah Indonesia dari berbagai aktifitas ilegal termasuk tindak kekerasan di laut.
(Henk Widi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: