JUMAT, 30 SEPTEMBER 2016

YOGYAKARTA --- Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggencarkan upaya edukasi bagi para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) agar mampu memanfaatkan kekuatan besar pasar online. Tak harus berbiaya besar, pemasaran produk melalui online bisa dilakukan dengan fasilitas sederhana.

Cara membuat foto produk dengan alat sederhana
Bekerjasama dengan sebuah situs jual beli online, Direktorat Pengembangan Pasar Dalam Negeri Badan Ekonomi Kreatif mengadakan pelatihan bagi para pelaku UKM bertajuk Pengembangan Pemasaran Karya Kreatif Melalui Media Online di 6 kota besar di Indonesia. Melalui kegiatan workshop, para pelaku UKM diberikan pemahaman tentang besarnya potensi pasar online dan cara pemanfaatan dan penggunaannya.

Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua M. Simandjutak, ditemui sesaat sebelum pelaksanaan workhsop di Yogyakarta, Jumat (30/9/2016), menjelaskan, salah satu tugas Bekraf adalah membantu pelaku UKM mendapatkan akses pasar yang saat ini terbesar ada di pasar online.

Hasil foto produk dengan alat sederhana
"Pasar online adalah pasar yang tanpa batas wilayah dan waktu. Selama 24 jam, produk di media online dilihat konsumen global, sehingga persaingannya pun juga global. Karena itu, jangan sampai produk UKM yang sebenarnya berkualitas menjadi tidak laku hanya karena salah memasarkannya" jelasnya.

Joshua mengatakan, selama ini berbagai kendala seringkali hanya disebabkan pelaku UKM tidak tahu cara memanfaatkan internet, atau pernah menggunakan internet namun caranya salah. Kecuali itu  juga kendala usia dari para pelaku UKM yang tidak memungkinkan untuk mengikuti perkembangan zaman.

Workshop bisnis online UKM
"Karena itu, kami bekerjasama dengan situs jual beli online yang memiliki tim penggerak di lapangan yang secara kontinyu mengedukasi dan memasarkan produk-produk UKM" ujarnya.

Saat ini, lanjut Joshua, sebanyak 1,3 Juta UKM telah bergabung dengan sebuah situs jual beli online, dengan lalu lintas pengguna setiap hari yang mengunjungi situs tersebut sebanyak 4 Juta pengguna sehari.

Workshop Pengembangan Pemasaran Karya Kreatif Melalui Media Online di Yogyakarta merupakan rangkaian workhsop online yang dilangsungkan maraton di 6 kota besar di Indonesia, yaitu, Semarang, Yogyakarta, Malang, Palembang, Pontianak dan Bali. Hadir pula dalam pelaksanaan workhsop di Yogyakarta, Direktur Pengembangan Pasar Dalam Negeri Bekraf, Sappe M. P. Sirait, dan Inspektur Bekraf, Diky Djustaman, serta pengelola situs jual beli online, Rahmat Danu Andika.

 Joshua M. Simandjutak, Deputi Pemasaran Bekraf
Dalam kesempatan tersebut, pengelola situs jual beli online sekaligus pemateri workshop online, Rahmat Danu Andika mengatakan, melalui workshop tersebut pelaku UKM diajarkan cara membuat foto produk yang menarik dan mampu bersaing dengan peralatan sederhana dan membuat deskripsi produk yang dipasarkan secara ringkas dan menarik.

Selama ini, kata Rahmat, masyarakat menganggap untuk membuat foto produk membutuhkan fasilitas mewah dan mahal. Padahal, dengan alat sederhana seperti alas kertas putih yang kilap dan teknik pencahayaan hanya dengan beberapa bola lampu kecil, sebuah foto produk yang menarik bisa dihasilkan.

"Selain itu, peserta juga diberitahu cara membuat deskripsi produk secara singkat, padat, jelas dan menarik. Deskripsi produk itu sangat penting dan selalu dicari oleh calon konsumen, sementara banyak pelaku UKM belum mampu membuat deskripsi produknya" jelasnya.

Lebih jauh, Rahmat mengatakan, pertumbuhan bisnis online saat ini semakin pesat dan ekosistem bisnis online pun semakin baik. Karenanya di tengah era pasar global Asean, kata Rahmat, potensi besar pasar online harus mampu dikuasai.

"Dengan 700 Juta penduduk di Asean, sementara kita merupakan yang terbesar dengan 250 Juta penduduk, jangan sampai kita hanya menjadi penonton apalagi hanya menjadi pasar di tengah semakin mudahnya keluar masuknya produk antar negara" pungkasnya. 
(koko)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: