JUMAT, 30 SEPTEMBER 2016

SUMENEP --- Belum tersedianya irigasi di Desa Beluk Ares, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur membuat petani hanya mengandalkan pompa air untuk menyiram tanaman garapannya. Di lahan tadah hujan yang mereka miliki biasanya hanya digarap saat pada musim hujan, namun untuk menambah penghasilan dari yang ada mereka terpaksa menggunakan cara memanfaatkan pompa air.


Disaat musim kemarau para petani yang ada di desa tersebut sangat kesulitan untuk bercocok tanam, selain sumber mata air yang cukup dalam, di daerah itu belum tersedia irigasi yang dapat mengaliri air bagi lahan petani. Kebanyakan dari petani membiarkan lahannya tanpa ditanami komuditas apapun, namun sebagian ada yang hanya mengandalkan pompa air dengan kapasitas kecil.

“Kalau disini petani pada saat musim kemarau hanya mengandalkan pompa air untuk bercocok tanam. Karena sampai sekarang belum tersedia irigasi yang dapat mengaliri, sehingga yang bercocok tanam saat musim kemarau sangat sedikit, disini kan daerah lahan tadah hujan,” kata Hasan Buhari (34), salah seorang petani di Desa Beluk Ares, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Jumat (30/9/2016).


Disebutkan, para petani yang berada di lahan tadah seringkali mengalami kerugian saat bercocok tanam di musim kemarau, karena ketersediaan yang minim serta pompa air yang dimiliki berkapasitas kecil, membuat tanaman petani tersebut tidak tumbuh normal dan berpengaruh terhadap hasil.

“Kalau pakai pompa air sebenarnya masih banyak mengeluarkan biaya, apalagi pompanya berkapasitas kecil, itu untuk bisa menyiram tanaman membutuhkan biaya sitrum yang lumayan besar. Sedangkan hasil yang diperoleh kita sangat minim, kami sebenarnya memaksakan untuk menggarap lahan agar bisa mendapatkan penghasilan,” jelasnya.

Pihaknya berharap pemerintah meperhatikan nasib para petani yang ada di daerah lahan tadah hujan, sehingga bagaimana caranya penderitaan yang dialami petani tersebut dicarikan solusi. Supaya nasib petani kedepan dapat mengalami perubahan yang lebih baik.
[M. Fahrul]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: