MINGGU, 25 SEPTEMBER 2016

LAMPUNG --- Meriahkan milad (Ulang Tahun) pendiri Pesantren Ushuluddin dan Pesantren Ushuluddin ke-15 berbagai kegiatan diselenggarakan oleh pesantren besar yang ada di Kabupaten Lampung Selatan tersebut. Menurut kepala atau mudir Pesantren terpadu Ushuludin Desa Belambangan Kecamatan Penengahan, KH. A. Rafiq Udin, S.Ag, M.Si berbagai kegiatan dilakukan dalam rangka memeriahkan ulang tahun pendiri dan pesantren tersebut.


Kemeriahan milad tersebut menurut ustad Rafiq demikian ia disapa sudah dimulai sejak tanggal 1 September dengan berbagai kegiatan olahraga melibatkan semua sekolah di Lampung diantaranya olahraga futsal, lomba volley, lomba qasidah ibu-ibu majelis taklim dan berbagai kegiatan sepanjang bulan September ini.

Kegiatan pada Minggu (25/9) merupakan salah satu kegiatan puncak milad yang diisi dengan kegiatan tabligh akbar MPU yang diikuti oleh ribuan santri dan juga orangtua santri Pesantren Ushuluddin tersebut.

Salah satu hal menarik dalam milad tersebut diantaranya menghadirkan salah satu murid KH. A. Rafiq Udin, S.Ag, M.Si saat belajar di salah satu pesantren di Jawa yang kini telah membentuk grup band WALI. Kehadiran Band Wali ke Pesantren Terpadu Ushuluddin, Kecamatan Penengahan sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk meramaikan tabligh akbar pada peringatan Pondok Pesantren Ushuludin ke-XV Tahun 2016.


Salah satu murid ustad Rafiq yang kini menjadi artis ibukota yakni Ustad Aan Kurnia (Apoy Band Wali) dan KH. Adrian Mafatihulloh Karim (Pemimpin Pesantren La Tansa, Banten) yang bakal mengisi acara bertemakan ‘Tabligh Akbar, Nada dan Dakwah’ tersebut.

Mudir pondok pesantren terpadu KH. A. Rafiq Udin, S.Ag, M.Si mengharapkan kehadiran masyarakat untuk ikut bersama mendoakan Ushuluddin pada milad-nya yang ke-XV tahun ini. Agar, Ushuluddin bisa terus menjadi pondok pesantren yang dipercaya masyarakat Lampung khususnya untuk menciptakan anak didik yang berakhlak mulia.

“Dengan datang ke acara puncak milad Ushuluddin, artinya masyarakat ikut mendoakan pondok agar terus berkarya dan selalu memberikan pendidikan kepada generasi penerus. Jadi, kami mengajak masyarakat Lamsel khususnya bisa hadir dalam acara ini,” ujar Rafiq kepada Cendana News di pondok pesantren Ushuluddin yang didampingi oleh Aan Kurnia (Apoy) Band Wali, Minggu pagi (25/9/2016)


Acara tabligh akbar, nada dan dakwah ini, tambahnya, digelar sebagai ungkapan rasa syukur pesantren pada usianya yang ke-XV. Serta sebagai ajang silaturahmi masyarakat yang bisa berkesempatan hadir memeriahkan acara milad tersebut. Sebagai bentuk antusiasme masyarakat ribuan masyarakat di sekitar pesantren tersebut juga ikut hadir bersama para peserta majelis taklim.

Ia mengaku selama kegiatan tersebut pihak pesantren tidak melakukan  pungutan biaya untuk menghadiri acara ini alias gratis. Ustad Rafiq bahkan mengaku sebanyak 10 ribu massa bisa ditampung di lapangan pesantren yang cukup luas tersebut. Ribuan warga masyarakat bahkan terlihat sudah hadir sejak pukul 08.00 WIB yang akan mengikuti kegiatan hingga sore hari.

Lebih lanjut, ia mengatakan, pada acara puncak kegiatan milad pondok pesantren Ushuluddin XV tersebut juga akan dilakukan pengumuman pemenang berbagai perlombaan yang sebelumnya telah digelar untuk meramaikan rangkaian milad Ushuluddin. Selain tersebut ditampilkan grup marawis dari Pesantren Ushuluddin.


“Pemenang perlombaan lain seperti futsal tingkat SD/MI dan SMP/MTs, pentas seni dan qosidah juga akan  langsung di umumkan sekaligus pembagian hadiah. Sekali lagi, kami mohon restu dan doanya supaya dapat terselenggara dengan baik sesuai dengan harapan bersama,” ujarnya.

Pantauan Cendana News grup band WALI yang baru akan tampil pada malam puncak nanti sudah terlihat mendampingi ustad Rafiq. Bahkan apoy yang sudah ada sejak pagi di pondok pesantren Ushuluddin terlihat mengenakan kopiah dan stelan jas hitam putih dengan didampingi oleh anggota DPR Provinsi asal Lampung Antoni Imam.

Selain puncak milad pondok pesantren Ushuluddin ke-15 menghadirkan grub band Wali dengan sebuah panggung hiburan yang sudah disiapkan sejak sehari sebelumnya. Kegiatan tersebut juga akan diisi dengan penutupan kegiatan kerja bhakti, tasyakuran, bacakan dan bazaar pesantren.
(Henk Widi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: