KAMIS, 22 SEPTEMBER 2016

BALIKPAPAN --- Untuk memberikan pemahaman dan kesadaran masyarakat mendonorkan darahnya, PMI Balikpapan akan menggelar seminar ilmiah transfusi darah. Rencananya seminar ilmiah ini akan digelar pada 25 September mendatang, dengan menghadirkan tiga narasumber dari Jakarta yakni DR dr Yuyun Soedarmono M Sc, dr Usi Sukarini M Kes Sp PK dan dr Teguh Triyono M Kes Sp PK (K).


Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai pelopor transfusi darah cukup baik sekali, jika mengadakan seminar seperti itu karena dari tahun ke tahun pelayanan transfusi darah yang baik menjadi tuntutan masyarakat.

Tak hanya itu, kualitas darah yang ditranfusi kepada pasien betul-betul yang terbaik, sehingga pasien yang membutuhkan darah dapat langsung terpenuhi.

"Rumah sakit yang ada di Balikpapan jangan melewatkan kesempatan itu. Karena seminar tersebut, ditujukan juga kepada para tenaga kesehatan dan masyarakat," ucapnya Kamis, (22/9/2016).

Ia menjelaskan PMI Kota Balikpapan setiap harinya masih kekurangan stok darah. Dimana jumlah permintaan dan stok atau jumlah kantong darah tak sebanding.

"PMI Balikpapan itu setiap harinya membutuhkan sekitar 80 hingga 100 kantong darah. Sedangkan kantong darah dari donor warga hanya sekitar 40 hingga 60 kantong darah" tandasnya.

Rizal menambahkan dengan kebutuhan stok darah yang lebih besar maka diperlukan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam mendonorkan.
(Ferry Cahyanti)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: