JUMAT, 30 SEPTEMBER 2016

MATARAM --- Kepala Badan Penanggulanganan Bencana Daerah (BPBD), Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Rum memastikan ratusan wisman yang melakukan pendakian ke Gunung Rinjani Lombok sejak 25 sampai 27 September 2016 dalam kondisi aman dan selamat.


"Kami memastikan, seluruh wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara pendaki Rinjani aman dan selamat semua" kata Rum di Mataram, Jum'at (30/9/2016).

Kepastian tersebut disampaikan Rum, setelah proses evakuasi terhadap seluruh wisatawan dilakukan sejak Selasa 27 September 2016, pasca erupsi Gunung Baru Jari Lombok, baik yang melakukan pendakian melalui jalur Sembalun, Kabupaten Lombok Timur maupun, Desa Senaru, Kabupaten Lombok Utara.

Selain itu, kata Rum, semburan erupsi Gunung Baru Jari hanya sampai radius tiga kilometer dan sedikit jauh dari induk Gunung Rinjani dan danau Segara Anak yang banyak menjadi tujuan wisatawan pendaki.

"Jumlah wisman dan wisnu yang masuk TNGR sejak tanggal 25 hingga 27 September 2016 mencapai 464 orang dan telah keluar sejak 28 September sebanyak 420, sementara sisanya yang 44 dipastikan telah keluar Rinjani sejak 27 September, terutama yang masuk Rinjani tanggal 25 September dan sisanya dipastikan keluar melalui jalan tikus" jelasnya.

Lebih lanjut Rum menambahkan, selain mewaspadai kemungkinan kembalinya terjadi erupsi, warga sekitar juga dihimbau mewaspadai terjadinya banjir lahar dingin, terutama bagian utara Rinjani, kawasan Sambi Elen, kokok (sungai) putik (putih).
(Turmuzi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: