KAMIS, 8 SEPTEMBER 2016

YOGYAKARTA --- Terhitung sejak 1 September 2016, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan telah menerapkan sistem baru pembayaran iuran BPJS Kesehatan yang disebut Satu Virtual Account (VA). Dengan sistem ini, peserta BPJS cukup membayar dengan satu account atau satu akun untuk semua anggota keluarga yang diikut-sertakan atau terdaftar dalam jaminan kesehatan.


Karena itu, masyarakat diminta tidak perlu bingung, ketika mendapati total iuran yang harus dibayarkan pada bulan September ini mengalami peningkatan. Demikian disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Divisi Regional VI Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Aris Jatmiko dalam keterangannya kepada sejumlah media di Kantor Cabang Utama BPJS Yogyakarta, Kamis (8/9/2016).

Dijelaskan Aris, sistem tagihan satu akun ini menggabungkan total biaya keluarga peserta BPJS, sehingga saat membayar iuran, peserta langsung membayarkan seluruh tagihan iuran anggota keluarganya dengan menggunakan salah satu VA yang dimiliki.

"Jadi dengan sistem satu akun virtual ini, peserta cukup bayar sekali dengan salah satu akun virtualnya, dan otomatis pembayarannya akan masuk ke semua VA anggota keluarga yang terdaftar," jelasnya.

Namun demikian, lanjut Aris, sistem pembayaran baru tersebut hanya berlaku bagi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) atau pekerja mandiri. Sementara itu, bagi peserta yang membayar melalui debet bank, account debet bank akan berkurang otomatis sesuai tagihan per keluarga.

Hadirnya sistem baru ini, kata Aris, bertujuan untuk memberikan kemudahan, kecepatan dan efisiensi kepada masyarakat. Apalagi, peserta PBPU dan BP di Yogyakarta yang kebanyakan sebagai pekerja serabutan dan petani tak punya banyak waktu untuk membayar.

Kecuali itu, sambungnya, dengan sistem pembayaran satu akun ini juga akan menghemat biaya administrasi. Pasalnya, jika selama ini setiap kali membayar iuran dikenakan biaya adminstrasi per satu akun, maka dengan sistem satu akun untuk semua anggota keluarga yang terdaftar ini otomatis juga hanya akan dikenai satu kali biaya administrasi.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Utama BPJS Kesehatan DI Yogyakarta, Upik Handayani, menambahkan, dengan adanya sistem pembayaran baru itu pihaknya akan terus menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat. Upik berharap, dengan adanya sistem ini masyarakat semakin sadar untuk rutin membayar iuran BPJS Kesehatan setiap bulannya. 
[Koko Triarko] 
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: