SELASA, 27 SEPTEMBER 2016

MANADO --- Balai pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut (BPSPL) Makassar Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Kementrian Perikanan dan Kelautan (KKP), memberikan bantuan alat pengelolaan perikanan pada kelompok nelayan yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Pemberian bantuan alat perikanan di lakukan usai menggelar sosialisasi terhadap jenis biota perairan yang di lindungi dan terancam punah di Gedung Coral Triangle Initiative (CTI) Manado pada Selasa (27/9/2016).

foto bersama tim BPSPL Makassar
Koordinator BPSPL Makassar Satker Manado Asriadi mengatakan, bantuan yang diberikan kepada kelompok nelayan Cahaya Tatapaan berupa alat snorkling, alat pengkayaan bambu laut, yang bisa di manfaatkan oleh kelompok nelayan Cahaya Tatapaan yang ada di Desa Popareng Kabupaten Minsel. 

Asriadi mengatakan bantuan yang diberikan ini sangat kecil nilainya namun kiranya bisa di kelolah oleh kelompok nelayanan Cahaya Tatapaan sebagai motivasi untuk terus menjaga laut dengan menjadikan daerah mereka sebagai salah satu Desa percontohan yang memiliki pengelolaan akses perikanan yang baik yang ada di wilayah daerah Taman Nasional Bunaken (TNB) di bawah komando Eko Handoyo sebagai inisiator bagi kelompok nelayan Tatapaan.

pemberian bantuan peralatan pengkayaan bambu laut
"Kami memilih kelompok nelayan yang ada di wilayah pengelolaan akses area perikanan (PAAP) yaitu Popareng dan Poopoh yang di bawah bimbingan dan isiator Eko Handoyo dari Balai TNB karena kami melihat mereka memiliki potensi dan pengelolaan kelompok nelayan yang baik, dan juga telah di akui oleh pemerintah daerah" ungkapnya.

Asriadi menambahkan, sebagai koordinator Satker Manado berharap kelompok nelayan seperti ini terus tumbuh di wilayah Sulut agar bisa membantu tugas pemerintah daerah terutama satuan teknis seperti DKP, BPSPL, Polisi Perairan dan PSDPKP, dalam mengawasi dan menjaga laut dari biota perairan yang dilindungi dan terancam punah.
(Ishak Kusrant)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: