SELASA, 20 SEPTEMBER 2016

LHOKSEUMAWE --- Sebagian warga merasa kecewa dengan pelayanan pembuatan e-KTP atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Lhokseumawe, Aceh. Masyarakat menilai pelayanan yang diberikan tidak maksimal dan terlalu lamban.


Namun menurut warga keterlambatan tersebut tidak terjadi jika warga menggunakan jasa calo. Warga mengatakan, pengurusan pembuatan e-KTP baru lebih mudah dan lebih cepat siap jika melalui calo.

“Saat saya datang ke kantor catatan sipil mau buat e-KTP ada calo yang tawari buat e-KTP baru katanya siap sehari cuma bayar Rp.50 ribu,” ujar Agustia, salah seorang warga Lhokseumawe, kepada Cendana News, Selasa (20/9/2016).

Ia menambahkan, calo yang ditemuinya tersebut seorang perempuan menggunakan baju seragam Pegawai Negeri Sipil (PNS). Namun, ia mengaku enggan menggunakan jasa calo tersebut dan memilih menunggu proses perekaman e-KTP secara normal.

Diberitakan sebelumnya, pelayanan pembuatan e-KTP atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Lhokseumawe, Aceh, dianggap tidak memuaskan. Warga kecewa, banyak e-KTP yang tidak bisa diselesaikan sesuai dengan janji yang diberikan pihak dinas.

“Saya sudah berulang kali datang kesini, tapi KTP anak saya belum juga siap-siap, waktu kami tanya ada yang bilang belum siap, belum diambil sidik jari, masih di Jakarta, banyak alasannya,” ujar Erlina Wati, salah seorang warga Lhokseumawe, kepada Cendana News, Selasa (20/9/2016).

Erlina Wati menuturkan, anaknya sudah membuat e-KTP di kantor Disdukcapil tersebut sejak sebelum Hari Raya Idhul Adha 1437 Hijriah. Namun, hingga saat ini e-KTP anaknya tersebut belum juga selesai.  
(Zulfikar Husein)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: