SELASA, 13 SEPTEMBER 2016

JAKARTA --- Sebuah Bus Trans Jakarta jenis gandengan warna abu-abu jurusan Ancol-Terminal Kampung Melayu atau sebaliknya pada sekitar pukul 10:00 WIB tadi sempat "mogok" karena diduga akibat mengalami gangguan mesin. Badan bus gandeng dengan panjang hampir 12 meter tersebut berhenti hanya beberapa meter setelah sempat berjalan meninggalkan Halte Pasar Baru Timur, Jakarta Pusat.

Bus Trans Jakarta warna abu-abu mogok di Halte Pasar Baru Timur
Akibatnya bisa ditebak, puluhan penumpang yang saat itu sedang berada didalam bus dengan terpaksa mau tidak mau akhirnya diturunkan di  halte terdekat yaitu Halte Pasar Baru Timur, Jalan Gunung Sahari Raya, Jakarta Pusat. Penumpang diturunkan melalui pintu darurat yang terletak pada bagian depan bus sebelah kiri, kemudian mereka naik Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) untuk kemudian masuk kembali ke dalam halte.

Selanjutnya puluhan penumpang tersebut akhirnya dialihkan naik Bus Trans Jakarta lainnya yang kebetulan melintas dengan jurusan yang sama, yaitu dari Ancol, Jakarta Utara dengan tujuan Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Tak lama kemudian beberapa bus tampak terlihat melintasi halte tersebut, sehingga penumpang langsung terangkut tidak perlu menunggu lama.


Kejadian tersebut bukanlah yang pertama kalinya terjadi, biasanya bus yang suka mogok atau mengalami gangguan mesin kebanyakan adalah bus yang sudah lama masa pemakaian operasionalnya alias bus yang sebenarnya sudah masuk kategori yang sudah tidak layak jalan. Namun kerena alasan keterbatasan armada, maka pihak manajemen PT. Trans Jakarta masih mengoperasikan bus yang sudah uzur tersebut.

Kurniawan, seorang penumpang Bus Trans Jakarta mengatakan "sudah sering kejadian Bus Trans Jakarta mogok atau mengalami kerusakan mesin, saya pernah 2 kali merasakan Bus Trans Jakarta tiba-tiba mogok tak bisa melanjutkan perjalanan, ya terpaksa mau gak mau semua penumpang yang ada di dalamnya akhirnya diturunkan semua dan dialihkan naik Bus Trans Jakarta berikutnya" katanya saat ditemui Cendana News di Halte Pasar Baru Timur, Selasa (13/9/2016).
(Eko Sulestyono)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: