KAMIS, 8 SEPTEMBER 2016

BANDUNG --- Pemerintah Kota Bandung terus menggeber target e-KTP. Menyusul saat ini masih banyak warga yang belum memiliki kartu identitas elektornik tersebut.


Walikota Bandung, Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya sudah mengambil keputusan terkait pembuatan e-KTP. Rencananya, pembuatan kartu identitas tersebut akan semakin dipermudah dengan berbagai program yang sudah dicanangkan.

"Saya kumpulkan (keluhan) tadi malam (kemarin) dan ambil keputusan. Satu, semua urusan ada di Kecamatan tidak perlu pakai KK (Kartu Keluarga), saya perintahkan hari ini (kemarin) setiap Kecamatan merilis nomor hotline, jadi warga yang membuat e-KTP tidak perlu antre lama karena sudah diberitahu melalui terkait nomor antreannya," katanya, kemarin (8/9/2016).

Selain itu, para petugas pun diwajibkan lembur, hal ini untuk mengejar deadline yang sudah ditentukan Kemendagri, yakni 30 September 2016 mendatang. Bahkan, kapasitas mesin yang biasanya hanya bisa mencetak 100 kartu, dinaikan dua kali lipat.

"Kapasitas mesin saya naikan biasanya 100 sekarang wajib 200, setiap alat wajib merekam 200 rekaman. Lalu tidak usah lagi ke Disdukcapil untuk mengkoreksi data, karena persentase yang eror ini sedikit, jadi langsung saja ke Kecamatan sambil menyampaikan kekeliruannya apa, kalau kekeliruannya tidak fundamental langsung di kecamatan," jelasnya.

Tidak hanya itu, Emil -sapaan akrabnya- pun berharap kepada para petugas untuk kooperatif dalam mengurus e-KTP. Pasalnya, banyak masyarakat usia lanjut yang dinilai tidak memungkinkan untuk hadir langsung ke lokasi. 

"Kepada yang sakit-sakit dan sepuh perekamannya datang ke rumah-rumah," pungkasnya.
[Rianto Nudiansyah]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: