KAMIS, 15 SEPTEMBER 2016

JAKARTA --- Anggota Komisi X DPR RI, Dadang Rusdiana menyesalkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang gagal memberangkatkan 56 orang pegiat budaya ke Selandia Baru.


Bahkan, kata Dadang, ke 56 pegiat budaya tersebut, telah mengadu kepada Presiden melalui surat terbuka. Seniman Indonesia, seharusnya berangkat ke Selandia Baru pada 21 Agustus sampai 9 September 2016. Namun, anggarannya hingga kini tidak dicairkan.

"Ini yang menjadi persoalan kita, kadang-kadang birokrasi tidak cepat dan responsif terhadap persoalan pelayanan. Tentunya kita menyayangkan, mereka kan duta bangsa,"ungkap Dadang ketika dihubungi Cendana News di Senayan, Jakarta, Kamis, (15/9/2016).

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mahadjir Effendy berdalih bahwa yang bertanggungjawab terhadap hal itu, adalah Sekretaris Kemendikbud.

Untuk itu, Dadang meminta agar Kemendikbud segera meklarifikasi persoalan ini. Selain itu, terkait kajian dan proses mestinya dilakukan secara detail, agar tak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

"Saya berharap hambatan birokrasi seperti ini tidak terulang di masa yang akan datang,"pungkasnya.

Untuk diketahui, proses pembiayaan dari LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) hingga kini, masih dibahas, Dana tersebut juga diprediksi tidak bisa dikeluarkan, dengan alasan ada pemotongan anggaran dalam Kemendikbud.
[Adista Pattisahusiwa]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: