JUMAT, 2 SEPTEMBER 2016

MALANG --- Pekan Budaya Indonesia (PBI) ke-2 mulai di gelar hari Kamis (1/9/2016) di kota Malang. Berbagai kegiatan telah di persiakan panitia untuk meramaikan kegiatan yang menjadi agenda tahunan dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Budaya ini, salah satunya yaitu 'workshop seni' yang di adakan di Taman Krida Budaya Jawa Timur.


"Pada kesempatan gelaran Pekan Budaya Indonesia 2016 yang di adakan di Malang, kami dari Galeri Nasional Indonesia bekerjasama dengan Sanggar Fantasy Malang turut berpartisipasi dengan mengadakan sebuah acara workshop seni mengenai tips dan trik melukis model," jelas Tubagus Andre, selaku ketua Galeri Nasional Indonesia kepada Cendana News, Kamis (1/9/2016). Kami juga mengundang seniman profesional dari Yogyakarta yaitu Yuswantoro Adi sebagai narasumber, imbuhnya.

Menurutnya, melalui workshop seni tersebut ia ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bisa belajar melukis bersama, sekaligus memberikan ruang ekspresi maupun ruang untuk mengembangkan bakat serta potensi di bidang seni lukis.


"Apa yang mereka dapat dari workshop seni ini hanyalah sebagai suatu rangsangan untuk memancing minat maupun bakat yang ada. Minimal di sini mereka bisa mendapatkan teori sekaligus praktek melukis,"ungkapnya.

Lebih lanjut Andre mengatakan, dalam gelaran workshop tersebut selain mendapatkan tips dan trik dari narasumber, peserta workshop seni juga bisa mempraktekkan teori yang mereka dapat dengan melukis dua orang model secara langsung sebagai objek lukisannya menggunakan media cat akrilik. Para peserta juga dipersilahkan secara bebas untuk melukis model tersebut melalui sudut pandang dari arah manapun.


"Kami sudah siapkan dua orang wanita untuk di jadikan objek lukisan peserta. Kami juga memfasilitasi semua perlengkapan melukis mulai dari kanvas, cat akrilik dan kuas. Jadi disini peserta hanya tinggal berkarya sesuai dengan teori yang telah di sampaikan oleh narasumber," ucapnya. Melihat waktunya yang relatif singkat hanya sekitar tiga jam, tentunya kita tidak mengejar hasil akhir tetapi yang utama adalah prosesnya, pungkasnya.

Sementara itu disebut bahwa workshop seni 'Tips dan trik Melukis Model' di ikuti oleh kurang lebih seratus peserta yang berasal dari pelajar, mahasis, Guru seni dan budaya, komunitas, penggiat seni serta masyarakat yang tertarik dengan seni melukis.
(Agus Nurchaliq)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: