SENIN, 19 SEPTEMBER 2016

MATARAM --- Mengatasi masalah kekeringan dan krisis air bersih yang terjadi di sejumlah desa di beberapa Kabupaten di Nusa Tenggara Barat (NTB) diminta tidak saja menunggu bantuan dari pemerintah Kabupaten maupun Provinsi, pihak desa juga diharapkan bisa memaksimalkan keberadaan Dana Desa (DD) untuk membangun infrastruktur sumur bor.


"Mengatasi masalah kekeringan di sejumlah desa bisa dilakukan dengan memanfaatkan DD,  dengan membangun sumur bor" kata Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin di Mataram, Senin (19/9/2016).

Mengingat, salah satu peruntukkan penggunaan DD, selain pemberdayaan desa dalm bidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan, juga digunakan untuk pembangunan infrastruktur pendukung termasuk sumur bor.

Dijelaskan, pembangunan sumur bor dinilai akan lebih efektif mengatasi masalah kekeringan dan krisis air bersih yang selama ini terjadi dan dialami masyarakat setiap tahunnya, terutama daerah yang selama ini menjadi langganan kekeringan.

"Air bersih merupakan kebutuhan pokok yang harus segera dipenuhi, kasihan warga kalau sampai mengalami kesulitan mendapatkannya" pungkasnya.

Lebih lanjut, Amin menambahkan, masalah kekeringan merupakan masalah bersama yang sangat urgen dan membutuhkan pennganan cepat, karena itu harus dilakukan bersama-sama, baik dari Pemprov, Pemkab maupun pemerintah desa.
(Turmuzi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: