SELASA, 13 SEPTEMBER 2016

MAUMERE --- Persatuan dan kesatuan antar interen umat Muslim sangat penting demi tegak kokohnya NKRI pada umumnya dan Kabupaten Sikka khususnya. Sehingga tidak mudah diadu domba oleh siapapun.


Demikian disampaikan Dandim 1603/Sikka Letkol Inf.Abdullah Jamali,SIP saat bertatap muka dan berdialog dengan para Tokoh Islam dan Alim Ulama se Kabupaten Sikka Selasa (13/09/2016).

Dikatakan Dandim Sikka, dengan hadirnya persatuan dan kesatuan, umat Muslim bisa bekerja dan beribadah dengan nyaman tanpa mudah diadu domba.

Untuk itu  maka harus dibangun komitmen agar menjadi pelopor di tengah-tengah masyarakat dgn menabur kedamaian, cinta kasih dan saling menyayangi.


“Kita harus menolak dan membuang jauh paham-paham radikal yang menebar kepicikan dan kebencian pada kelompok lain,” tegasnya.

Ditambahkan Dandim Abdullah, perlu dibangun generasi yang kuat dalam iman dan cinta tanah air serta memiliki nasionalisme yang tangguh, militan namun menjunjung tinggi etika moral.

Semua itu sambungnya dilaksanakan melalui dakwah ditempat pengajian anak (TPA) dan pesantren-pesantren serta tempat pendidikan lainnya. Dalam setiap kegiatan, TNI-AD Kodim 1603/Sikka selalu siap untuk selalu bekerja sama, bahu membahu dengan para ulama dan umaro.


Dalam pertemuan Silatuhrami yang digelar pukul 09.30 WITA di ruang Aula Makodim 1603/Sikka Dandim menyampaikan bahwa kegiatan Silaturahmi atau tatap muka tersebut  untuk mengenal lebih dekat para Tokoh dan Alim Ulama yang ada di wilayah kabupaten Sikka.

“Dengan kegiatan ini semoga terbangun dan terpeliharanya persaudaraan,cinta kasih,persatuan dan kesatuan serta terciptanya komitmen bersama dalam membangun bangsa menuju negara yang aman, tentram serta sejahtera,” harapnya.

Ketua MUI Sikka Haji Abdul Rasid Wahab menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dandim 1603/Sikka karena baru pertama kalinya acara silaturahmi seperti ini diadakan di Kabupaten Sikka.

Ketua MUI juga  berpesan agar harus dijunjung tinggi kerukunan antar umat  beragama agar dapat terbentuk etnik Sikka sehingga umat muslim yang baru datang ke Kabupaten Sikka tidak di anggap sebagai orang asing.

“Dengan demikian tidak akan terjadi konflik antar umat beragama di wilayah kabupaten Sikka yang kita cintai,” tuturnya.

Disaksikan Cendana News, silaturahmi tersebut juga dihadiri Kasdim 1603/Sikka Mayor Inf Ana Agung Gede Arnawa, para perwira, staf serta para Danramil di jajaran Kodim 1603/Sikka.
(Ebed de Rosary)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: