SELASA, 20 SEPTEMBER 2016

SAMBAS --- Anak buah kapal atau ABK KM SF 1-2929 berbendara  Malaysia di perairan Tanjung Datuk, Temajuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, bernama Heri mengakui melaut sudah tiga hari lamanya.


“Semuanya 6 orang dalam kapal ini. Pergi laut sudah tiga hari. Berangkat dari Kuching, Malaysia,” tutur Heri, yang mengaku WNI dari Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Selasa (20/9/2016).

Ia menyebut, baru beberapa bulan bekerja di Malasyia sebagai TKI.

”Sebelumnya sudah tinggal di sana. Kerja kapal baru 3 bulan,” ucapnya.

Dirinya menjadi TKI legal dengan memiliki paspor resmi untuk bekerja di Malaysia.

“Masuk pakai paspor baru tiga bulan. Tahu kalau ambil di wilayah Indonesia,” ujarnya.

Disebutkan, bekerja sebagai nelayan sudah lama dilakukannya. Tentunya, dengan harapan mendapatkan imbalan yang lebih saat bekerja di Malaysia. Namun, ia kini ditangkap aparat TNI AL. Karena diduga melanggar aturan yang berlaku.

“4 tahun lebih di kapal juga. 700 ringgit Malaysia upahnya sebulan bersih. Kemarin tidak ada perlawanan. Masih tahu kalau masuk perairan Indonesia,” ucapnya.
[Aceng Mukaram]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: