SELASA, 6 SEPTEMBER 2016

YOGYAKARTA --- Merajut benang nilon atau merenda, selama ini dipandang sebagai kegiatan remeh yang hanya dilakukan para ibu di saat waktu luang. Namun jika dikerjakan maksimal dan inovatif, merajut benang nilon bisa menghasilkan produk kerajinan tangan alias hand made bernilai jual tinggi.



Bahkan tidak hanya menghasilkan profit semata, aktifitas merajut benang yang membutuhkan ketekunan, kejelian dan kesabaran juga mampu berdampak positif secara psikologis.

Salah satu pengrajin benang rajut asal Desa Banguntapan, Bantul, Lulu Silviani, ditemui di sela aktifitasnya merajut benang di pameran produk ekonomi kreatif di Gedung Graha Sabha Permana Universitas Gajah Mada, Selasa (6/9/2016), mengatakan, merajut benang nilon dengan ketekunan mampu menimbulkan efek power healling atau menyembuhkan secara psikologis, terutama bagi yang sering mengalami kegelisahan. 

Lulu Silfiani
Selain itu, merajut benang juga mampu menimbulkan sense of achievement atau perasaan bangga karena telah berhasil membuat sesuatu yang berharga. Menganyam benang nilon dengan bantuan haken atau jarum rajut, kata Lulu, baginya juga bukan sekedar kegiatan mengisi waktu luang. Namun, juga aktifitas bisnis kreatif yang selama ini mampu memberinya penghasilan lumayan. 

Dengan ketekunan dan inovasi-inivasi baru, berbagai bentuk kerajinan benang rajut bisa bernilai jual tinggi. Misalnya, dengan membuatnya sebagai lapisan sepatu wanita dan beragam model tas dengan ornamen kembang-kembang yang menarik. Sebagai produk kerajinan tangan atau hand made dan tak bisa diproduksi dengan mesin, kata Lulu, membuat hasil karya benang rajut nilainya spesifik. Sementara Lulu sendiri menjual hasil kerajinan benang rajutnya seharga lebih dari Rp. 100 Ribu per buah, tergantung ukuran dan kerumitannya.



Lulu mengatakan, hasil karya benang rajut yang dihasilkan melalui proses tangan atau hand made selalu menghasilkan barang-barang yang unik. Karenanya, menjadi bernilai seni, di samping juga fungsional. Bahkan, lanjut Lulu, kerajinan benang rajut yang membutuhkan ketekunan, kecermatan dan kesabaran seringkali membuat hasil karya benang rajut dianggap sebagai ekspresi cinta dari sang pembuatnya.

Menurut Lulu, tak ada kendala dalam bisnis benang rajut ini. Hanya butuh keuletan dan kesabaran, dan promosi produk sekarang ini juga dengan mudah bisa dilakukan melalui internet. Juga tutorial merajut benang nilon pun, bisa dipelajari dari internet. (koko)

Bagikan:

Redaksi Cendana News

Berikan Komentar: