SABTU, 17 SEPTEMBER 2016

MANADO --- Diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang siswi magang, Komisi daerah Pelindungan Anak Sulawesi Utara (Sulut) melaporkan oknum pejabat yang bertugas di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Manado ke polisi.


Ketua Komda Perlindungan Anak Sulut Jull Takaliuang mengatakan, perbuatan yang dilakukan oleh oknum pejabat itu harus dibuktikan di polisi karena apa yang diduga dilakukan oleh oknum pejabat itu sudah tidak bisa dibenarkan, apa lagi korbannya seorang siswi yang masih di bawah umur sehingga harus dilindungi.

"Kami akan mengawal kasus ini karena melibatkan oknum pejabat, apalagi selama ini banyak kasus seperti ini kandas di kepolisian ketika korban sudah melaporkan,"tegasnya di Manado, Sabtu (17/9/2016).

Sementara itu Oknum pejabat Dinas Budpar berinisial HW yang di laporkan membantah tudingan dugaan pelecehan itu, menurutnya ruangan di kantornya hanya dihalangi sekat yang transparan sehingga tidak mungkin bisa melakukan seperti yang dituduhkan padanya.

"Saya tidak berbuat hal itu seperti yang disampaikan siswi magang, karena ruangan di kantor semuanya terbuka dan kacanya transparan," katanya pada Cendana News.

Di tempat terpisah, Walikota Manado, Vicky Lumentut ketika dikonfirmasi menegaskan, kasus ini sudah ditangani oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan jika terbukti ada pelanggaran maka yang bersangkutan akan diberikan sanksi.

"Saya sudah mendengar informasi itu dan melihat beritanya karena itu saya sudah perintahkan kepala BKD untuk melakukan penyelidikan dan pemeriksaan mendalam akan kasus tersebut," tegasnya.

Kasus dugaan pelecehan seksual ini tersebar ketika keluarga korban bercerita ke media, menurut keluarga korban anaknya memang sedang magang di Dinas Budpar Manado dan kejadian ini terjadi pada Rabu pekan lalu, dari pengakuan anaknya korban ditarik ke pangkuan pelaku, dan jari-jari tangan korban dipegang oknum pejabat itu. 

"Karena tidak tahan dan takut terjadi sesuatu korban berdiri dan berusaha menghindar dari pelaku,"kata N, keluarga korban pelecehan seksual.
[Ishak Kusrant] 

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: