SELASA, 27 SEPTEMBER 2016

LARANTUKA --- Dinas Pertanian dan Peternakan Flores Timur (Flotim) sedang menyiapkan lahan pertanian seluas 7.500 hektar untuk ditanami jagung.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Flotim Anton Sogen.
Demikian disampaikan kadis Pertanian dan Peternakan Flores Timur saat ditemui Cendana News, Selasa (27/9/2016) di kantor bupati Flotim

Kata Anton, selain itu juga disiapkan lahan untuk ditanami padi ladang seluas 3 ribu hektar. Semua lahan tersebut tersebar di 21 kecamatan di Kabupaten Flores Timur disesuaikan dengan kondisi lahan yang ada di setiap wilayah.

"Ada juga lahan yang disiapkan secara swadaya oleh petani dengan bibit lokal yang juga mereka siapkan sendiri" ujarnya.

Ditambahkannya, beberapa wilayah kecamatan seperti Ile Bura dan 3 kecamatan di Pulau Solor yang mengalami gagal panen di musim tanam 2015-2016 sudah diantisipasi dengan menyiapkan benih cadangan.

Jelas Anton, benih Jagung Hibrida yang merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian RI dan Dinas Pertanian dan Peternakan Flotim sudah disiapkan sejak bulan Agustus 2016. Bila lahan sudah disiapkan dan hujan masih terjadi, awal musim tanam tanggal 1 Oktober benih sudah mulai disebar dan ditanam.

Lahan kebun di Adonara Barat yang belum dipersiapkan
Direktur Yaapensel Rm. Benyamin Daud ,Pr yang ditemui di tempat yang sama meminta agar selain padi dan jagung, Dinas Pertanian dan Peternakan Flotim juga harus menyiapkan benih Sorgum dan Jewawut serta kacang-kacangan.

"Pemerintah juga perlu menyiapkan benih tanaman lain yang disesuaikan dengan kondisi tanah di Flores Timur" tegasnya.

Romo Benya juga berharap agar petani bisa memanfaatkan lahan kritis yang ada di Flotim dan merupakan lahan tidur untuk ditanami Sorgum dan tanaman kacang-kacangan dan lainnya.

"Banyak lahan tidur yang belum dimanfaatkan. Program pemerintah harusnya disesuaikan dengan kondisi tanah di wilayah kami" pintanya.
(Ebed de Rosary)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: