KAMIS, 8 SEPTEMBER 2016

SUMENEP --- Menjelang hari raya Idul Adha, Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur gencar melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kuban yang ada di pasaran. Kali ini pasar sapi bangkal daerah setempat menjadi sasaran dengan tujuan agar masyarakat dapat menikmati hewan kurban yang benar-benar layak konsumsi.


Dalam pemeriksaan, setiap sapi yang ada di pasar ternak di cek kondisi kesehatannya. Meskipun daerah ini tidak rawan penyakit hewan, tetapi memang perlu diantisipasi supaya masyarakat tidak khawatir dengan kondisi kesehatan hewan. Namun saat cek kesahatan yang dilaksanakan pada hari Kamis (8/9/2016), belum ditemukan satupun sapi yang terserang penyakit.

“Ini merupakan kegiatan rutinitas yang memang sering kita lakukan guna dapat memastikan kondisi kesehatan hewan yang akan dijadikan kurban. Makanya kami terus turun langsung ke sejumlah pasar ternak, agar nantinya masyarakat benar-benar mendapatkan hewan layak konsumsi,” kata Arief Rusdi, Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sumenep, Kamis (8/9/2016).

Disebutkan, bahwa pemeriksaan yang dilakukan dengan turun langsung ke pasar sapi merupakan bentuk upaya dalam memastikan keberadaan kesehatan hewan kurban. Sehingga apabila ditemukan salah satu hewan terserang penyakit, maka pihaknya langsung memberikan penanganan penyembuhan penyakit tersebut.

“Jadi kalau sudah turun langsung ke pasar ternak seperti ini, hewan-hewan yang ada akan diketahui apakah berpenyakit atau tidak. Alhamdulillah dari hasil pemeriksaan kami belum ditemukan hewan berpenyakit, makanya hewan yang ada disini masih dipastikan sehat dan aman konsumsi,” jelasnya.


Selain kesehatan, hewan yang ada di pasar ternak daerah ujung timur Pulau Madura ini sudah memenuhi syarat untuk dijadikan kurban, apalagi juga tidak ditemukan hewan dalam kondisi cacat yang dijual. Pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang membeli hewan kurban dipeternak agar jeli dalam memilihnya, supaya hewan yang akan dijadikan kurban tersebut benar-benar sehat dan dagingnya layak konsumsi. 
[M. Fahrul]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: