JUMAT, 30 SEPTEMBER 2016

BALIKPAPAN --- Meski kondisi perekonomian ekonomi daerah turun, pertumbuhan dua produk emas PT Pegadaian (Persero) Kanwil Balikpapan, yakni Tabungan Emas dan Logam Mulia mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan sepanjang pertengahan tahun ini.


Deputi Pimpinan PT Pegadaian Kanwil Balikpapan, Firman Alghazali menilai, konsep investasi pada tabungan Emas relatif lebih bertahan terhadap kondisi ekonomi yang buruk. Nasabah lebih bebas untuk mengatur pengeluarannya dalam berinvestasi sesuai dengan kemampuan keuangannya tanpa harus dibebani kewajiban cicilan per bulan.

"Konsep tabungan emas lebih dipilih masyarakat sebagai nasabah untuk berinvestasi," katanya Jumat (30/9/2016).

Sejak diluncurkan pada Agustus tahun lalu, produk tabungan emas berhasil menjaring 6.852 nasabah hingga 25 September kemarin. Dengan jumlah emas yang ditabung oleh nasabah mencapai 11,42 Kg.

Sedangkan pertumbuhan produk Logam Mulia disebutkan Firman, pertumbuhan Logam Mulia masih terbilang memuaskan, yakni 8,71 persen apabila dibandingkan dengan tahun lalu. Dari realisasi 5,6 Kg, outstanding loan yang diperoleh mencapai Rp2,8 miliar atau setara dengan 75 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp3,8 miliar sepanjang tahun.

"Memang pertumbuhan Logam Mulia tak sepesat Tabungan Emas itu dan itu murni dipengaruhi oleh kondisi ekonomi daerah yang menekan daya beli masyarakat," tambahnya.

Meski demikian, Firman optimis pertumbuhan logam mulia hingga akhir tahun mencapai 10 persen, walau kondisi ekonomi daerah turun namun masih ada pilihan masyarakat dalam berinvestasi.
[Ferry Cahyanti]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: