SABTU, 10 SEPTEMBER 2016

BALIKPAPAN --- Kondisi ekonomi yang belum pulih sepenuhnya ternyata mempengaruhi jumlah masyarakat yang melakukan kurban dan Penjualan Hewan Kurban pada hari raya Idhul Adha 1437 Hijriah. Dampaknya masyarakat yang melakukan kurban menurun dari tahun sebelumnya.


Ahim (43) pedagang Hewan Kurban dikawasan Kelurahan Sumberjo mengaku penjualan hewan kurban merosot dua kali lipat dibanding tahun lalu. Sejak Kamis kemarin (8/9/2016) kambing terjual baru 70 ekor dari 200 ekor yang disiapkan. Sedangkan untuk sapi sudah terjual 30-35 ekor dari 50 ekor sapi yang disediakan.

Tahun lalu seminggu menjelang hari H,  bisa menjual hingga 100 ekor kambing lebih dan sekitar 70 ekor sapi. Sekarang belum tahu sudah mendekati saja belum ada separuhnya dari tahun lalu," tandasnya Sabtu, (10/9/2016).

Hal yang sama dikatakan H. Dullah (55) penjual sapi kurban di kawasan yang sama mengakui jika penurunan penjualan cukup tinggi. 

"Kemarin saya baru bisa menjual 40 ekor sapi. Tahun lalu sampai 80 ekor. Ya kondisi memang sulit sekarang ini," katanya.

Disebutkannya tahun ini hanya memasok 100 ekor sapi sejak dua pekan lalu. Namun pihaknya masih optimis masih ada sisa tiga hari untuk penjualan hewan kurban. 

“Biasanya memang masih ada pembeli yang mencari di ujung-ujung waktu. Ya kita harap bisalah nambah penjualan,” harapnya.

Sementara itu, di masjid Agung At-Taqwa Jalan Jenderal Sudirman, pada H-3 kemarin baru terkumpul 10 ekor sapi dan 9 ekor kambing.  Penurunan jumlah masyarakat yang berkurban tidak lepas dari situasi ekonomi yang masih lesu apalagi Kota Balikpapan sedang mengalami defisit APBD.

"Ya mungkin ekonomi lagi susah jadi berdampak pada pekurban. Pemkot juga lagi defisit. Tahun lalu terkumpul 26 ekor sapi dan 19 kambing," beber Syafruddin staf Sekretaris pengumpulan hewan kurban Masjid Agung Taqwa.

Syafruddin menambahkan penurunan kali ini hampir separuh atau 50 persen dari tahun lalu. Karena itu dipastikan jumlah kupon atau kantong daging yang akan diberikan kepada masyarakat yang berhak menerima sekitar 1000 kupon.
(Ferry Cahyanti)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: