KAMIS, 29 SEPTEMBER 2016
  
SUMENEP --- Sebanyak empat benda sampah antariksa yang jatuh di Pulau Gili Raja dan Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, akhirnya diserahkan kepada Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) pada hari Kamis (29/9/2016). Sehingga benda yang telah menggegerkan masyarakat daerah ini setibanya di Bandung akan dilakukan pengkajian secara ilmiah.

Penyerahan sampah antariksa kepada LAPAN
Dalam acara serah terima sampah antariksa dari pecahan roket Falcon 9 yang dilincurkan dari Amerika diserahkan langsung oleh Kepala Kepolisian Resort Kabupaten Sumenep, AKBP H. Joseph Ananta Pinora S.I.K, M.Si, dan diterima oleh salah seorang peneliti Lapan, Elly Kuntjahyawati. Usai acara serah terima tersebut kemudian pecahan roket itu langsung dibawa bersama para ilmuan ahli antariksa.

“Benda ini sudah kami serahkan ke Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) untuk dilakukan pengkajian secara ilmiah, sehingga nantinya para ilmuan-ilmuan kita yang akan meneliti. Kalau kami kan hanya dari sisi pengamanannya saja,” kata AKBP H. Joseph Ananta Pinora S.I.K, M.Si, Kepala Kepolisian Resort Kabupaten Sumenep, usai acara serah terima sampah antariksa kepada LAPAN, Kamis (29/9/2016).


Disebutkan, bahwa dari empat kejadian jatuhnya benda antariksa yang terjadi di Negara ini paling banyak bendanya yang terjadi di daerah ini, sehingga dengan itu bahan yang diteliti bisa lebih banyak menghasilkan kajian. Karena ini benda asing dari antariksa yang lebih banyak dibandingkan dengan kejadian sebelum-sebelumnya.

“Ini yang paling banyak dan besar dimensinya sangat luar biasa. Saya minta juga kalau ini yang paling besar dan banyak, bahan yang untuk diteliti bisa lebih banyak menghasilkan kajian. Karena ini benda asing yang paling banyak ditemukan saat ini,” jelasnya.

Sementara Elly Kuntjahyawati mengaku, empat benda yang telah ia bawa ke Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) nantinya akan diteliti lebih lanjut sesuai harapan pihak kepolisian daerah ini. 
(M. Fahrul)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: