SENIN, 12 SEPTEMBER 2016

PEMALANG --- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan kepada masyarakat Dukuh Kusen, Desa Pesantren Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang agar senantiasa mewaspadai munculnya gerakan gerakan radikal yang ingin menghancurkan Negara. Hal tersebut disampaikannya seusai sholat  dan khutbah Idul Adha di Masjid Nur Syekha, Senin (12/9/2016).


Dalam kesempatan tersebut Ganjar Pranowo  bersama istri Siti Atikoh dan Bupati Pemalang Junaedi meminta agar masyarakat turut serta didalam menangkal gerakan-gerakan radikal yang ada di lingkungannya masing masing.

"Gerakan radikal transnasional ini sudah masuk ke daerah daerah di Indonesia termasuk juga di wilayah Jawa Tengah,"sebutnya.

Dijelaskan, paham radikal bukan hanya saja mengancam keutuhan bangsa Indonesia yang berdasarkan atas pancasila namun juga umat Islam.

"Jika gerakan gerakan radikal dibiarkan tumbuh di sekitar kita maka bukan bangsa Indonesia saja yang dirugikan namun juga Umat Islam, pasalnya gerakan gerakan radikal semacam itu membawa nama agama sebagai dalih,"terang Ganjar.

Disebutkan, untuk menangkal hal tersebut perlu mempertebal iman umat Islam. 

"Bahwa Islam adalah rahmat bagi semesta," tambah Ganjar.


Ganjar Pranowo juga menyampaikan kepada seluruh jamaah, dirinya sengaja menjalankan sholat Idul Adha di Pemalang agar bisa bersilaturakhmi dengan masyarakat Jawa Tengah Khususnya di kota Pemalang.
[Yusfi Wawan Sepriyadi]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: