KAMIS, 22 SEPTEMBER 2016

WAIKABUBAK --- Dalam rangka memelihara aset budaya daerah Sumba terutama seni tari Kodim 1613 Sumba Barat menyelenggarakan lomba tari. Lomba Tari tersebut dilaksanakan di Aula terbuka Makodim 1613/Sumba Barat, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Maliti Kecamatan Kota Waikabubak.


Demikian disampaikan Dandim 1613/Sumba Barat Letkol Inf. Fifin Syaifuddin,S.Pd saat menghubungi Cendana News, Kamis (22/9/2016). Dikatakan Dandim Fifin, Tari Kataga dan Woleka bila tidak dilestarikan maka suatu saat akan hilang.

“Kami terpanggil untuk ikut melestarikan tarian asli Sumba ini supaya tarian ini tetap dilestarikan,” ujarnya.

Dandim Fifin mengucapkan beribu terima kasih  atas partisipasi  peserta, pembimbing, juri dan undangan dan mohon maaf apabila nantinya ada yang kurang berkenan terhadap penyiapan tempat dan lainnya oleh panitia penyelenggara.

Selain itu Fifin Zudi menyampaikan bahwa di era sekarang ini begitu cepat  kemajuan perkembangan dunia di berbagai sektor. Jangan sampai dengan cepatnya arus perkembangan khusus di sektor budaya  bidang seni seperti Tari Kataga, Woleka dan tarian lainnya terlupakan.


“Tarian ini perlu dilestarikan dan dipelihara sebab merupakan warisan leluhur yang begitu besar nilainya,” tegasnya.

Maka untuk itu harap Dandim Fifin, semua pihak harus mempunyai andil untuk memeliharanya melalui pergelaran pameran atau lomba karya seni. Seni juga sebutnya merupakan salah satu kekayaan daerah yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat kedepan.

“Kodim 1613 Sumba Barat mengambil bagian, perduli terhadap seni yang ada di daerah khususnya di kabupaten Sumba Barat untuk terus maju, berkembang  dan terus diingat serta dikenal masyarakat luas,” tandasnya.

Acara  pembukaan lomba  seni tari, yang berlangsung Rabu (21/9/2016) tersebut diiikuti 10 peseta putera dan puteri siswi SMP se Kota Waikabubak tampak meriah dan dihadiri oleh sekitar 500 orang.
(Ebed de Rosary)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: