SELASA, 13 SEPTEMBER 2016

SOLO --- Meski terbilang sepi dibanding dengan tahun sebelumnya, Grebeg  Besar Kraton Kasunanan Surakarta masih menjadi daya tarik bagi wisawatan asing. Grebeg Besar dalam rangka Hari Raya Idhul Adha, membuat dua wisatawa asing asal London, Inggris menyempatkan diri untuk melihat lebih dekat budaya Kraton Solo sebagai simbol wujud syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa dengan membawa berbagai hasil bumi.


Salah satunya adalah Maria, wisatawan asing yang mengaku baru tiba di Solo, Jawa Tengah hari ini tidak menyangka jika kedatangannya bersamaan dengan Grebeg Besar Kraton Solo. Kecintaannya terhadap budaya lokal sebuah Negara membuat dirinya tak ingin melewatkan momentum yang hanya sekali dalam setahun  itu. 

“Ya saya suka dengan culture local Indonesia, karena di Negara ini culture yang masih terjaga dengan baik adalah Solo dan Yogjakarta,” ucap Maria saat berbincang dengan Cendana News, usai Grebeg Besar di Halaman Masjid Agung Solo, Selasa siang (13/9/2016).


Satu hal yang menurut perempuan 29 tahun itu tertarik adalah, keberagaman budaya Indonesia  serta masyarakatnya  yang masih majemuk. Dengan berlibur selama dua minggu di Indonesia, wisatawan asal London itu mengaku akan banyak melihat budaya lokal di Solo dan Yogjakarta. 

“Kita ingin lebih mengetahui budaya local di Indonesia, terlebih Kraton Solo dan Yogyakarta yang hingga hari ini kita bisa melihat salah satu kegiatannya,” terangnya.


Hal senada juga dikatakan Sharen, rekan Maria yang ikut menyaksikan jalannya Kirab Grebeg Besar Kraton Solo. Menurut Sharen, meski di  Inggris juga kerajaan, namun prosesi budaya lokal dengan mengarak hasil bumi keliling tersebut tidak pernah ada. 

“Di Inggris tidak ada yang seperti ini. Saya suka melihat kegiatan seperti ini,” tambahnya.

Menurut Sharen, budaya local Indonesia yang membuat dirinya tertarik hingga berlibur selama dua pekan. Dirinya juga mengaku membuat dokumen pribadi terkait liburannya selama di Indonesia.

”Banyak foto yang telah saya ambil, itu yang akan menjadi dokumen pribadi saya,” pungkasnya. (Harun Alrosid)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: