SENIN, 26 SEPTEMBER 2016

MATARAM --- Dalam dunia pendidikan, sebagai tingkatan awal proses pendidikan formal, Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran strategis dan menjadi salah satu faktor pendorong yang sangat penting dalam membentuk karakter dan kepribadian anak sejak usia dini.

Suasana Pelatihan Guru PAUD (Sumber Foto : Humas Pemprov NTB)
“Untuk itulah, tanggung jawab guru PAUD tidak hanya sekedar mengajar, tapi juga harus mampu menempa dan membentuk karakter anak sejak dini” kata istri Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Erica saat hadir dalam acara Pembukaan Pelatihan Guru PAUD di UPTD Balai Latihan Transmigrasi Provinsi NTB, Senin (26/9/2016)..

Mewujudkan hal tersebut, seorang guru PAUD tidak saja dituntut cerdas secara teori, tapi juga mampu memiliki kecerdasan emosional dalam mendidik anak sejak usia dini, sehingga pesan dan nilai pendidikan disampaikan bisa sampai dan mampu berpengaruh terhadap prubahan perilaku anak.

“Kebanyakan persoalan yang terjadi saat ini berasal dari karakter, karena itu, metode pembelajaran harus bisa membentuk karakter yang baik pada anak" jelasnya.

Kepada Guru Paud agar memahami tentang gizi kepada anak, mengharapkan agar tiap PAUD di NTB memiliki kebun sehat, dimana setiap lahan sekolah ditanami tanaman yang memiliki nilai gizi tinggi, seperti bayam merah dan daun kelor. Dengan gizi yang cukup, maka akan memaksimalkan anak dalam menerima pelajaran.

Ketua Dharma Wanita Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Istiqomah Anwar Sanusi menyampaikan bahwa penting untuk membentuk karakter anak pada usia 1-5 tahun, karena pada usia tersebut adalah usia pembentukan kepribadian anak yang akan berdampak pada karakter mereka di masa yang akan datang.

“Saya menitipkan anak yang merupakan harapan bangsa kepada Guru PAUD Seperti diketahui untuk mencapai revolusi mental harus dimulai dari bibit yang paling muda, yaitu pada usia 1-5 tahun,” pungkasnya.

Pelatihan Guru PAUD Tahun 2016 diikuti 30 peserta dari 15 PAUD yang terdiri dari Kabupaten Dompu 7 PAUD sebanyak 14 orang, Kabupaten Bima 7 PAUD sebanyak 14 orang, dan Kabupaten Sumbawa Barat UPT Transmigrasi Tongo 1 PAUD sebanyak 2 orang.
(Turmuzi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: