SELASA, 6 SEPTEMBER 2016

YOGYAKARTA --- Tim Sepak Bola Nasional Indonesia U-19 kembali menjalani latihan di Stadion Sepak Bola Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Selasa (6/9/2016), sore. Latihan kali ini difokuskan pada peningkatan kerjasama antar pemain yang dinilai masih lemah, dan kepercayaan diri individu tim.


Setelah beberapa kali menjalani uji laga melawan sejumlah tim sepakbola dalam negeri dan Timnas Philipina, Tim U-19 kembali menjalani evaluasi dan berlatih keras di Stadion UNY. Pelatih Timnas U-19, Eduward Tjong, ditemui sesaat sebelum latihan mengatakan, dalam beberapa minggu terakhir ini latihan difokuskan kepada taktik dan strategi permainan.

"Berbeda dengan latihan sebelumnya yang 80 Persen untuk menggembleng ketahanan fisik, pada minggu-minggu terakhir ini kita balik menjadi 80 Persen taktik dan strategi serta 20 Persennya fisik", ujar Edu.

Sementara itu, dari uji laga yang telah dilakukan sebanyak 5 kali, Edu mengatakan, jika masih ada kelemahan di sektor kerjasama sehingga setiapkali mendapat bola mudah lepas lagi. Selain itu, juga terlihat masih perlunya ditingkatkan rasa percaya diri kepada masing-masing pemain.

"Kita melihat dari beberapa kali permainan, rasa percaya diri tim kita masih naik turun," ujarnya.

Karena itu, sebelum diberangkatkan ke Vietnam nanti, lanjut Edu, Timnas U-19 akan menjalani pembekalan psikologi untuk meningkatkan rasa percaya dirinya. Hal paling tidak mudah adalah membangun kerjasama yang baik antar tim yang sangat diperlukan dalam membangun serangan.


Berkait target di ajang pertandingan Federasi Sepak Bola ASEAN (ASEAN Football Federation/AFF) yang akan berlangsung pada 11-24 September 2016, Edu mengatakan jika pihaknya tidak akan menargetkan muluk-muluk. Saat ini, yang penting adalah bisa lolos di fase grup terlebih dahulu. Pasalnya, Timnas U-19 akan berhadapan dengan lawan tanding yang kuat seperti Thailand, Myanmar, Laos dan Australia.

"Maka, sangat penting untuk memacu rasa percaya diri tim, karena tanpa rasa percaya diri sehebat apa pun seorang pemain tidak akan bisa berman maksimal,"pungkasnya. 
[Koko Triarko] 
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: