KAMIS, 15 SEPTEMBER 2016

BALIKPAPAN --- Untuk menghemat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan, kendaraan operasional pemerintah kota menggunakan bahan bakar bersubsidi. Hal itu dilakukan untuk menghemat anggaran, karena tahun ini kota minyak mengalami defisit.

Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud
Menurut Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud, pemberlakuan penggunaan bahan bakar bersubsidi itu untuk kendaraan operasional pemerintah kota, seperti kendaraan pengangkut sampah, dan kendaraan lain yang berkaitan dengan pelayanan publik.

"Surat edaran telah dikeluarkan pada 1 September kemarin, otomatis pada tanggal itu langsung diberlakukan," ungkapnya, Kamis (15/9/2016).

Didalam surat edaran juga dituangkan bahwa bahan bakar kendaraan dinas PNS, tidak ditanggung pemerintah. 

"Ya jadi kendaraan dinas oleh kepala dinas dan staf menggunakan uang pribadi untuk bahan bakarnya," tegas Rahmad.

Ia memastikan dengan kebijakan tersebut dapat menghemat anggaran 20-30% pada sektor operasional kendaraan. 
(Ferry Cahyanti)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: