MINGGU, 4 SEPTEMBER 2016

YOGYAKARTA --- Geliat perburuan hewan kurban mulai meningkat di berbagai daerah. Pedagang hewan kurban pun mulai bermunculan di pinggiran jalan. Dari sekian jenis hewan kurban, ternyata kambing Jawa kini menjadi primadona.


Di tengah trend kurban hewan sapi, kambing jenis jawa di Yogyakarta justru semakin diminati. Dibanding jenis lain seperti kambing gimbal, gibas atau gembel, kambing jawa jauh laku keras. Kambing jawa dinilai lebih memuaskan bagi para pembeli karena ukurannya yang tidak 'menipu'.

Menurut salah satu pedagang kambing jawa di kawasan Jalan Tamansiswa, Kota Yogyakarta, Ilman Wibiyanto (29), kambing jawa banyak diminati karena ukurannya yang mudah dilihat dengan mata telanjang. Pasalnya, kambing jenis lain seperti kambing gimbal, gibas atau gembel, seringkali tampak gemuk karena bulunya yang tebal. Karenanya, pembeli merasa tidak puas, ketika ternyata kambing yang dibelinya kurus dan hanya tampak gemuk karena tebal bulunya saja.

"Hal itu berbeda dengan kambing jawa yang bulunya tipis, sehingga gemuk atau kurusnya kambing jawa relatif bisa dipastikan hanya dengan mengamatinya. Selain itu, kambing jawa diminati karena dagingnya yang dirasa lebih enak,"ujar Ilman, ketika ditemui di lapaknya pada Minggu (4/9/2016).

Karenanya pula, selama 10 tahun berjualan kambing kurban, Ilman selalu mengkhususkan diri menyediakan kambing jawa. Diakuinya, tahun kemarin sempat pula menjual kambing gimbal, namun hanya laku 5 ekor. Karenanya, Ilman tak lagi menyediakan kambing gimbal.

Pada musim kurban kali ini, Ilman menyediakan 100 ekor kambing jawa, yang 55 ekor di antaranya miliknya sendiri. Sedangkan, sisanya merupakan kambing-kambing milik tetangga yang tergabung dalam Kelompok Ternak Kambing Jaya Mandiri di Desa Dadapayu, Semanu, Gunungkidul.

Ilman mengatakan, selama ini Kelompok Ternak Jaya Mandiri hanya fokus pada pembesaran kambing jawa untuk pedaging. Sedangkan bibit atau anakan kambing dibelinya dari sejumlah pasar ternak di berbagai daerah di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah. Dengan cara itu, Ilman mengaku tidak akan kesulitan memenuhi kebutuhan anakan kambing.


Sementara itu, selama dalam lima hari ini berjualan, Ilman mengaku kambingnya sudah laku sebanyak 12 ekor. Adapun harga jual kambing jawa saat ini berkisar antara Rp. 2,5 hingga 4 Juta. Harga tersebut, menurutnya, mengalami kenaikan rata-rata Rp. 200-300 Ribu dibanding harga jual tahun kemarin.

"Tahun kemarin saya bisa jual sebanyak 120 ekor kambing. Tahun ini mungkin akan sama, karena banyaknya warga yang beralih ke hewan sapi, membuat jumlah pedagang kambing menurun drastis. Ini justru menguntungkan bagi saya yang tetap fokus menjual kambing jawa," pungkasnya.
[Koko Triarko] 
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: