JUMAT, 23 SEPTEMBER 2016

SUMENEP --- Turunnya hujan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, membuat petani tembakau daerah setempat mulai gelisah. Dikhawatirkan akan berdampak buruk, baik yang sudah dipanen maupun yang masih prose tanam, s


“Kalau ada hujan seperti ini rata-rata petani tembakau yang ada di daerah mulai gelisah. Karena khawatir hujan ini terjadi terus menerus, akibatnya tanaman tembakau yang mereka garap akan mengalami gagal panen, sehingga kami terancam mengalami kerugian yang cukup besar,” kata Wardi (50), salah seorang petani di Kabupaten Sumenep, Jumat (23/9/2016).

Disebutkan, dengan kondisi yang sangat tidak memungkin ini dirinya tidak bisa berbuat banyak, sehingga ia hanya bisa pasrah dan berharap musim kemarau bisa lebih panjang. 

“Ya semoga saja tidak hujan lagi, kasihan para petani tembakau yang belum panen. Karena jika terguyur hujan dengan intensitas besar, maka kemungkinan besar tanaman tembakau itu akan mati,” jelasnya.


Tanaman tembakau bagi petani di daerah ini masih menjadi primadona, meski dalam kondisi cuaca yang kurang memungkinkan, banyak petani memaksakan diri menanam daun emas tersebut. Hal itu dengan harapan mereka bisa mendapat hasil melimpah dari bercocok tanam guna bisa memenuhi kebutuhan keluarganya.
[M. Fahrul]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: