KAMIS, 1 SEPTEMBER 2016

LAMPUNG --- Ratusan personel polisi wanita dari jajaran Polda Lampung mengikuti Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 dengan cara unik salah satunya pengibaran bendera merah putih di Gunung Anak Krakatau (GAK). Menurut kepala koordinator Polwan Polda Lampung yang juga Kabidhumas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih,peringatan HUT Polwan kali ini cukup berbeda dibanding tahun sebelumnya karena selalu dirayakan di Polda Lampung. Selain dilakukan di luar markas besar Polda Lampung kali ini kegiatan dilakukan sekaligus mengajak Polwan melakukan refreshing di salah satu destinasi wisata di Lampung.


Menurut AKBP Sulistyaningsih, sebanyak 200 Polwan dari sebanyak 11 Polres yang ada di Polda Lampung dan sebanyak 16 Kabupaten kota di Lampung dengan jumlah Polwan yang terlibat sebagian besar dari Polres Lampung Selatan dan perwakilan dari seluruh Polres di Polda Lampung.

“Kegiatan HUT Polwan tahun ini cukup istimewa dengan melibatkan berbagai kesatuan dan akan kita rayakan dengan cukup meriah di Polda Lampung di salah satu destinasi warisan dunia,” ungkap Kabidhumas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih kepada media di Pelabuhan Bakauheni, Kamis (1/9/2016)

Sebelum berangkat menggunakan sejumlah kapal melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, seluruh polisi wanita mengikuti teleconference dengan jajaran Polda Lampung diantaranya Kapolda Lampung Brigjen Pol Ike Edwin, Wakapolda Lampung Kombes Pol Krisna Mukti serta pejabat Polda Lampung. Teleconference tersebut merupakan tatap muka antara Kapolri Jendral Tito Carnavian yang langsung mengucapkan selamat ulang tahun Polwan ke-68 bagi seluruh anggota Polwan.


Beberapa kegiatan di Gunung Anak Krakatau yang dilakukan ratusan Polwan Polda Lampung diantaranya melakukan pendakian di puncak Gunung Anak Krakatau di pal 7 hingga pal 8, pengibaran bendera, pemotongan tumpeng dan jelajah gunung berapi yang ada di Selat Sunda tersebut.

Ia mengungkapkan sejarah Polisi Wanita (Polwan) di Indonesia sudah ada sejak puluhan tahun lalu dan di tahun 2016 telah berusia 68 tahun. Berdasarkan sejarah Polwan lahir pada 1 September 1948, di Kota Bukit Tinggi Sumatera Barat. Polwan, dapat didefinisikan sebagai satuan polisi khusus yang berjenis kelamin wanita.

Dimasa penjajahan Belanda, bila ada kejahatan yang dilakukan oleh anak-anak atau wanita, para pejabat kepolisian seringkali meminta bantuan kepada istri-istrinya untuk melakukan pemeriksaan dan penggeledahan.


Setelah Indonesia merdeka, Organisasi Wanita dan Wanita Islam mengajukan permohonan kepada Pemerintah dan Jawatan Kepolisian Negara untuk mengikut sertakan wanita dalam pendidikan kepolisian guna menangani masalah kejahatan yang melibatkan anak-anak dan wanita. Alasannya kurang pantas seorang laki-laki memeriksa atau menggeledah tersangka wanita yang bukan muhrimnya, dan dikhawatirkan adanya perlakuan kurang terhormat terhadap tersangka wanita selama dalam tahanan.

Pantauan Cendana News anggota Polwan yang terlibat diantaranya dari Korps Brimob, Satlantas, Polair, Dit Sabhara serta berbagai kesatuan lain di wilayah hukum Polda Lampung. Selain itu beberapa personel lain dari Polda Lampung dan puluhan anggota Pramuka Saka Bhayangkara juga terlibat dalam kegiatan HUT Polwan ke-68 tersebut.
(Henk Widi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: