SENIN, 19 SEPTEMBER 2016

BANDUNG --- Pekan Olahraga Nasional (PON) memang ajang olahraga bergengsi di Indonesia. Karena itu setiap kontingen berlomba-lomba meraih hasil maksimal agar bisa memboyong medali emas ke daerahnya masing-masing.


Meraih hasil gemilang adalah kebangaan bagi setiap provinsi atau individu yang melaksanakan hajat olahraga empat tahun sekali ini. Namun ada yang lebih penting, yaitu mengikat persaudaraan antar kontingen pada gelaran PON ini.

Seperti yang terjadi di laga kriket putri nomor 8's yang mempertemukan tim Sulawesi Selatan melawan Kalimantan Timur pada PON XIX/2016, di Lapangan Sidolig, Kota Bandung, Senin (19/9/2016).


Seusai pertandingan yang dimenangkan Kaltim dengan skor 6-0 tersebut kedua tim tampak saling sapa hingga berfoto bersama. Tak hanya itu, Kedua kubu pun saling memberi cendramata. 

"Karena ini semangat dari kriket, persaudaraan kita harus tetap kuat. Menang atau kalah biasa dalam olahraga. Tapi kita harus jaga persaudaraan ini," ujar pelatih tim kriket putri nomor 8's Sulsel, Muhammad Ihsan seusai laga.

Tim yang kalah pun tampak hanya garang di lapangan saja. Seusai pertandingan kubu Sulsel langsung saling pelukan dan bercanda dengan rekan satu tim maupun dengan rivalnya. Ihsan sampaikan, timnya masih punya tenaga untuk tembus ke babak selanjutnya, sekalipun saat ini Sulsel berada di posisi terbuncit pada grup 1.

"Selanjutnya lawan DKI, kalau dilihat dari hari ini terlihat anak-anak ada perkembangan," pungkasnya.
(Rianto Nudiansyah)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: