JUMAT, 23 SEPTEMBER 2016

BANDUNG --- Target tuan rumah menjadi juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016, sepertinya akan tercapai. Itu setelah pada Kamis (22/9/2016) malam kemarin, Jabar masih mantap di posisi puncak klasemen dengan mengoleksi 105 medali emas, 54 perak, dan 66 perunggu atau total 225 medali. Raihan itu terpaut jauh dari posisi kontingen lain. 


Sementara di posisi dua ditempati Jawa Timur (Jatim) dengan torehan 56 medali emas, 63 perunggu, dan 61 perak. Sedangkan di posisi tiga ada DKI Jakarta dengan raihan 56 medali emas, 60 perak, dan 61 perunggu.

Ketua Kontingen DKI Djamhuron P Wibowo mengatakan, sejak awal DKI tidak menargetkan menjadi juara umum PON kali ini. Pasalnya, pada gelaran PON kali ini, DKI melihat Jabar punya kans lebih besar menjadi juara umum.

Ini dibuktikannya dengan keikutsertaan Jabar di semua cabang olahraga yang dipertandingkan. Sedangkan DKI Jakarta sendiri hanya mengikuti 620 nomor. 

Tidak hanya itu, dari 756 nomor pertandingan, tidak semua diikuti kontingen. Hal itu praktis membuat Jabar bisa melenggang mulus meraih titel juara umum.

"Jadi yang full (mengikuti) semua nomor pertandingan hanya Jabar. Jadi sebelum pertandingan pun DKI sudah kalah, kita sudah memahami itu," kata Djamhuron di Kota Bandung, Kamis (22/9/2016).

DKI kini hanya membidik posisi dua klasemen akhir. Dikatakan Djamhuron, target itu terbilang realistis. Namun pihaknya kini harus bersaing dengan kontingen lain yakni, Jawa Timur yang saat ini masih unggul dari DKI Jakarta.

"Pada saat pemetaan nomor-nomor pertandingan, kita sudah sadar bahwa DKI tidak akan juara satu, tidak akan menang, karena ada 136 nomor pertandingan yang tidak mungkin DKI dapat medali emas," jelasnya.

DKI sendiri sudah merelakan juara umum untuk Jabar yang dianggap sudah memenangkan persaingan.

"Jadi PON sekarang boleh dikatakan (persaingan serunya) antara Jatim sama DKI. Kalau Jabar enggak usah dihitung, wong dia sudah menang 136 medali ( emas di nomor yang tidak diikuti DKI) kok, sudah beres itu, enggak usah dipikirkan," ungkap Djamhuron yang juga Wakil Ketua KONI DKI.

Ia pun masih optimistis juara dua di PON kali ini bisa tercapai, ini melihat masih banyaknya  nomor yang pertandingan yang diikuti DKI Jakarta.

"Atletik masih banyak, kemudian bulutangkis masih ada (peluang), yang beregu masih banyak, motor masih ada. Jadi masih banyak nomor-nomor pertandingan yang belum kelihatan seperti apa hasilnya," tuntas Djamhuron.
(Rianto Nudiansyah)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: