SELASA, 13 SEPTEMBER 2016

LOMBOK TENGAH --- Geliat Pembangunan Mandalika Resort oleh Indonesia Development Corporation (ITDC) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Mandalika Resort, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai kelihatan, dengan melakukan peletakan batu pertama  Masjid Agung Mandalika.


Peletakan batu pertama Masjid Agung Mandalika dilakukan oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno, Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer bersama Bupati Lombok Tengah dan sejumlah pejabat Pemprov NTB.

"Masjid agung Mandalika yang terletak di bagian paling barat KEK, dibangun pada lahan seluas 5 hektar dengan biaya sekitar 28 miliyar rupiah" kata Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansur di Lombok Tengah, Selasa (13/9/2016).

Masjid tersebut nantinya akan mampu menampung kurang lebih 1500 orang yang terdiri dari 1000 orang di dalam area dan 500 orang di area selasar.

Konsep bangunan Masjid Agung Mandalika nantinya juga akan mengadopsi nilai-nilai kearifan local dari Masjid tua Bayan dan Bangunan Adat Beleq Sembalun yang dikemas dengan desain yang modern serta ramah lingkungan yakni memanfaatkan penerangan menggunakan cahaya Matahari dan angin sebagai pendingin alami.

"Konsep tersebut sengaja diambil sebagai salah satu bentuk peran ITDC dalam melestarikan peninggalan sejarah dan budaya masyarakat Lombok" katanya.

Dikatakan, selain sarana ibadah, masjid ini juga dilengkapi dengan pusat edukasi, bangunan serba guna dan arena plaza dan terletak pada bagian muka kawasan, berdampingan dengan pasar seni dan arena festival.

"Pembangunan Masjid Agung Mandalika juga merupakan tonggak awal pembangunan seluruh infrastruktur dasar dan fasilitas pendukung lainnya di kawasan KEK Mandalika" pungkasnya.

Sekda NTB, Rosiady Sayuti mengharapkan Masjid Agung Mandalika bisa menjadi Salah satu zona destinasi pariwisata halal  dan diharapkan bisa menjadi keberkahan bagi kesejahteraan masyarakat.
(Turmuzi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: