KAMIS, 1 SEPTEMBER 2016

JAKARTA --- Terkait dengan adanya isu dan pergunjingan yang dialamatkan kepada Jessica yang diduga sebagai seorang perempuan penyuka sesama jenis, dalam hal ini terdakwa Jessica Kumala Wongso untuk kesekian kalinya dengan tegas membantah bahwa kabar yang beredar tersebut adalah fitnah, sama sekali tidak benar.


Maka dalam persidangan lanjutan "Kopi Sianida", Jessica Kumala Wongso berkesempatan untuk menegaskan dihadapan Majelis Hakim yang memimpin jalannya persidangan di PN Jakarta Pusat, bahwa dirinya adalah seorang perempuan normal dan sama sekali tidak seperti apa yang selama ini dipergunjingkan masyarakat luas.

Sebelumnya memang sempat santet ada isu yang berkembang luas di tengah masyarakat bahwa ada dugaan motif cemburu dibalik latar belakang alasan Jessica menghabisi Wayan Mirna. Jessica diduga cemburu dan sakit kepada Wayan Mirna saat dirinya memutuskan untuk mengakhiri masa lajangnya dengan menikah dengan Arief Soemarko di Pulau Dewata Bali, menjelang akhir tahun 2015 yang lalu.


Dalam keterangannya di persidangan, Jessica Kumala Wongso mengatakan "saya berpendapat bahwa keterangan saksi ahli banyak yang tidak benar, karena tidak sesuai dengan fakta dan kenyataan yang sesungguhnya terjadi dalam kehidupan saya sehari-sehari, mereka kebanyakan cenderung beropini atau membenarkan pendapatnya sendiri-sendiri," katanya saat diminta pendapatnya oleh Ketua Majelis Hakim di PN Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2016).

"Bahwa tidak dapat dibenarkan seseorang berpendapat tanpa terlebih dahulu melakukan konfirmasi kepada yang bersangkutan, termasuk kepada saya secara pribadi, maka dengan ini saya tegaskan bahwa saya adalah perempuan normal yang menyukai lawan jenis dari dulu, sekarang dan selamanya," demikian ditegaskan Jessica Kumala Wongso di depan Majelis Hakim yang memimpin jalannya persidangan.
[Eko Sulestyono]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: