SELASA, 6 SEPTEMBER 2016

PONTIANAK --- Berdadarkan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pontianak, Kalimantan Barat, tercatat sekitar 93 persen anak sudah mengantongi akta lahir di Kota Pontianak. Jumlah tersebut berdasarkan arsip yang tersimpan di Disdukcapil. Namun, dari persentase itu, baru 69,95 persen datanya sudah terekam dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), sisa 23,24 persen. 

Kepala Disdukcapil Kota Pontianak, Suparma menyebutkan, SIAK mulai berlaku sejak tahun 2012 sehingga data akta lahir yang terekam adalah terbitan 2012 ke atas. Sementara akta lahir yang dikeluarkan sebelum SIAK diberlakukan tidak terekam. 

“Hal ini karena adanya perbedaan sistem dalam komputerisasi sehingga yang terekam hanya akta yang diterbitkan tahun 2012 ke atas,” ujar Suparma di Pontianak, Selasa (6/9/2016).

Suparma mengatakan, pihaknya berupaya dengan mengumpulkan data berupa fotocopy akta lahir secara kolektif melalui RT. Data-data tersebut kemudian diintegrasikan dengan menginput kembali ke dalam data akta lahir sehingga terekam dalam SIAK. Sementara bagi anak-anak yang belum memiliki akta lahir, pihaknya meminta pihak kelurahan memfasilitasi warganya untuk mengurus akta lahir. 

“Diharapkan melalui mekanisme ini dapat mendongkrak cakupan kepemilikan akta lahir di Kota Pontianak,” ujar Suparma.
[Aceng Mukaram]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: